Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Perempuan Tewas Ditusuk di Buahbatu Bandung, Polisi Buru Suami
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi membenarkan kejadian pembunuhan di Ciwastra, Kota Bandung, Rabu (11/9) malam yang viral melalui aplikasi pesan WhatsApp dan media sosial.
Kanit Reskrim Polsek Buahbatu, Iptu Purnomo mengatakan pembunuhan tersebut terjadi di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Kampung Ciwastra, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Korban bernama Siti Oktaviani (20) tewas dengan luka tusukan di beberapa bagian tubuh.
"Benar ada informasi kejadian tindak pidana pembunuhan. Saat ini, kita masih melakukan penyelidikan untuk mengejar pelakunya," ungkap Purnomo saat dihubungi, Kamis (12/9).
Korban pembunuhan pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya. Saat itu, kondisi korban masih bernyawa.
Tak lama, saat akan dibawa ke rumah sakit, korban mengembuskan nafas terakhir. Polisi menduga korban tewas karena dibunuh oleh suami korban yang saat ini masih buron.
Pasalnya, menurut polisi, sebelum korban tewas, beberapa tetangganya mendengar keributan antara korban dan suaminya tersebut. Keributan terakhir terdengar kemarin sore. Saat warga ingin melerai keributan korban dan suaminya, namun rumah kontrakannya terkunci.
Saat itu, ibu korban dikabari tetangganya soal suara keributan antara korban dan suaminya. Tak lama setelahnya ibu korban datang. Saat berhasil masuk ke rumah kontrakan itu, korban sudah dalam kondisi terluka.
Polisi pun baru mendapatkan informasi setelah kejadian. Polisi langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah tempat kejadian. Saat itu juga, polisi mengevakuasi korban.
"Korban sudah dievakuasi ke RS Sartika Asih. Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku," pungkas Purnomo. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli