Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Rakit Petasan Malah Meledak di Kos Monang Maning, Pria Nyaris Tewas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pria bernama Surahman (23) nyaris tewas di kamar kosnya sendiri setelah merakit petasan hingga akhirnya meledak.
Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan dilarikan ke rumah sakit Bali Med, Denpasar Barat. Beruntung satu rekannya bernama Muhamad Sodikin selamat.
Insiden meledaknya petasan itu terjadi di kamar kos di Jalan Imam Bonjol Gang Ramayana XI No. 9, Banjar Monang Maning, Desa Pemecutan, Denpasar Barat, pada Rabu 11 September 2024 sekira pukul 14.00 WITA.
Saksi mata Usman (30) mengatakan saat itu dirinya bersama istri dan anak sedang berada di kamar kos. Tiba-tiba terdengar suara ledakan sangat keras dari kamar kos tetangganya, Surahman. Para tetangga sudah mengenal Surahman sebagai pebisnis petasan.
Warga awalnya menduga bunyi ledakan itu berasal dari tabung gas ukuran 12 kg. Namun setelah dipastikan ternyata ledakan petasan dari kamar kos nomor 6.
"Kata tetangga, pemilik kos sedang merakit petasan alias kembang api berukuran gede, dan tiba tiba meledak," ujarnya.
Senada dikatakan tetangga lainnya, Dina (40). Ia mengaku sangat panik mendengar suara ledakan tersebut. Ia langsung keluar dari kamar. Dina mengaku sempat mencium bau hangus belerang hingga melihat kepulan asap hitam dari kamar Surahman.
Ledakan besar tersebut terdengar sangat besar sehingga membuat para penghuni kosan lainnya keluar dan bergegas mendekat ke kamar korban. Tetangga kos sempat membuka jendela dan mematikan meteran listrik.
Namu, lantaran asap tebal, para penghuni kosan mengira tidak ada orang di dalam kamar. Hanya berselang 30 menit ternyata ada orang keluar dari kamar.
"Ada dua orang keluar. Salah satunya, korban Surahman alami luka serius," beber Dina.
Sementara warga lainnya bernama Suryani juga menuturkan, saat kejadian Surahman membungkus Daylight (Kembang Api) di dalam kamarnya bersama bersama teman Muhammad Sodikin (22). Saat melakukan perakitan, tiba-tiba kembang api yang dibungkus meledak.
Kedua korban terkejut dan sontak masuk kamar mandi untuk membasuh diri. Korban luka bakar hanya Surahman, sedangkan Muhamad Sodikin membersihkan tubuhnya yang gosong.
"Korban Surahman mengalami luka bakar pada telapak tangan kiri, luka bakar pada paha dan betis kaki kiri dan luka bakar pada siku tangan kiri," ujar Suryani.
Tim dari Unit Inafis Polresta Denpasar telah melakukan olah TKP dan memasang garis pembatas Police Line. Sedangkan korban Surahman dilarikan ke Rumah Sakit Balimed.
Warga menyebutkan kembang api yang dirakit korban itu sedianya digunakan untuk persiapan menyambut malam Natal dan Tahun Baru 2024, sesuai orderan konsumen.
Dikonfirmasi hal ini, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi belum memberikan komentar. "Saya belum dapat informasinya, saya cek dulu," ujarnya singkat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan