Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rusia Siap Perang Besar, Putin Resmi Terbitkan Perintah 'Sakti'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Vladimir Putin telah menandatangani dekret yang secara resmi meningkatkan jumlah personel angkatan bersenjata Rusia menjadi hampir 2,4 juta orang, termasuk 1,5 juta prajurit.
Baca juga:
Boeing di Ujung Tanduk, Perusahaan Terancam
Peningkatan terbaru ini dilakukan setelah dekret serupa pada Desember 2023, ketika presiden meningkatkan jumlah personel militer Rusia menjadi lebih dari 2,2 juta, termasuk 1,3 juta tentara.
Dalam perintah yang dikeluarkan pada Senin (16/9/2024), Putin juga menginstruksikan pemerintah Rusia untuk mengalokasikan dana yang diperlukan bagi Kementerian Pertahanan untuk melaksanakan peningkatan tersebut, yang secara resmi membawa jumlah personel di angkatan bersenjata menjadi 2.389.130 orang.
Terakhir kali Putin memperluas jumlah tentara Rusia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menjelaskan bahwa langkah ini merupakan akibat dari "perang proksi" yang sedang dilancarkan oleh Barat terhadap Moskow.
"Keamanan negara kita harus, tentu saja, dijamin," kata Peskov saat itu, dikutip dari RT.
"Ini terkait dengan perang yang dilancarkan oleh negara-negara Barat kolektif. Perang proksi ini mencakup elemen partisipasi tidak langsung dalam aksi militer serta elemen perang ekonomi, perang finansial, perang hukum, yang melampaui kerangka hukum, dan sebagainya."
Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan bahwa perluasan tentara akan dilakukan melalui warga negara yang secara sukarela ingin bertugas di bawah kontrak. Keputusan untuk meningkatkan jumlah personel ini juga dijelaskan sebagai respons terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh ekspansi NATO yang terus berlanjut.
Anggota blok yang dipimpin AS ini telah secara signifikan memperluas kehadiran militernya di sepanjang perbatasan Rusia, dengan menempatkan sistem pertahanan udara tambahan dan senjata serang.
"Peningkatan tambahan dalam kekuatan tempur dan jumlah angkatan bersenjata adalah respons yang tepat terhadap aktivitas agresif blok NATO," tulis Kementerian Pertahanan Rusia. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan