Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Nilai Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp82 Miliar, Target Naik Jadi Rp300 Miliar di 2030
beritabali/ist/Nilai Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp82 Miliar, Target Naik Jadi Rp300 Miliar di 2030.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai Rp82 miliar per September 2024. Dalam kesempatan tersebut, dia optimistis bahwa angka ini akan meningkat menjadi Rp300 miliar pada tahun 2030.
Airlangga mengungkapkan bahwa peluncuran industri 4.0 pada tahun 2018 telah menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan sektor digital di tanah air.
"Jika negara-negara ASEAN menerapkan Digital Economy Framework Agreement, kita dapat melihat peningkatan yang signifikan di sektor ini," ujar Airlangga saat menghadiri acara Knowledge Sharing and Networking Event di KEK Kura-Kura Bali, Minggu (29/9/2024).
Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa Indonesia merupakan rumah bagi lebih dari 2.600 startup, dengan 15 di antaranya memiliki nilai hampir Rp10 miliar dan dua perusahaan di atas Rp10 miliar.
"Keberadaan startup ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam pengembangan ekonomi digital," tambahnya.
Salah satu fokus utama dari ekonomi digital yang berkembang adalah sektor semikonduktor, yang diakui sebagai kunci dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Airlangga menekankan pentingnya investasi dan inovasi di bidang ini untuk mendukung kemajuan ekonomi digital Indonesia ke depannya.
Dengan pertumbuhan yang pesat dan dukungan pemerintah, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun