Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Wanita Tewas Dalam Lemari, Polisi Periksa 12 Saksi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang wanita bernama Resti Widia (30), ditemukan meninggal dunia di dalam lemari kos-kosan di Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, pada Rabu (25/9).
Dikutip dari detikSumbagsel, Senin (30/9), Resti diduga menjadi korban pembunuhan. Sebab, saat ditemukan tangannya diikat ke belakang, mulut disumpal kain, dan diletakan dalam tumpukan pakaian dalam lemari.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jambi Muhamamd Aulia Nasution mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh temannya karena curiga nomor ponsel Resti tidak aktif. Temannya datang ke kos-kosan dan menemukan Resti di dalam lemari.
Aulia menuturkan teman korban berinisiatif menuju kos Resti dan terlihat pintu tertutup dari luar. Teman korban merasa aneh karena di kamar pintu ada bekas congkelan sehingga teman korban terus mencoba membuka pintu.
"Jadi teman-teman korban sempat mencari tahu keberadaan korban dengan cara berkomunikasi lewat HP, namun karena HP korban tidak aktif. Teman korban pun merasa ada yang aneh sehingga mencari tahu sampai ke kosan korban," kata Aulia, Kamis (26/9).
Aulia mengatakan setelah berhasil masuk, teman korban terkejut melihat Resti di dalam lemari dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian, temannya melapor ke pemilik kosan.
"Dari keterangan temannya, korban sempat mau balik kampung halaman. Namun nahas, korban malah ditemukan meninggal mengenaskan dalam lemari yang saat ini masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Hingga Jumat (27/9) polisi telah memeriksa 12 orang saksi terkait kasus ini. Kapolsek Jambi Selatan AKP Suwondo mengatakan sejumlah barang korban hilang diduga diambil pelaku pembunuhan korban.
Barang yang hilang itu berupa uang dan kalung. Polisi juga masih mendata barang apa saja yang hilang dari korban.
Terkini, jenazah Resti telah selesai diautopsi di RS Bhayangkara Polda Jambi. Hasil autopsi akan keluar dalam 7 hari. Jenazah pun dibawa ke Serang, Banten, yang merupakan kampung halaman orang tuanya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan