Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Angin Puting Beliung di Jembrana, 33 Rumah Rusak, Satu Orang Luka
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beberapa wilayah di Kabupaten Jembrana dilanda angin puting beliung pada Senin (7/10/2024) sekitar pukul 03.00 WITA. Bencana ini menyebabkan kerusakan di empat wilayah, yakni Kelurahan Loloan Timur, Loloan Barat, Desa Samblong, dan Lelateng.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kelurahan Loloan Timur menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 33 rumah mengalami kerusakan, baik berat maupun ringan. Satu orang warga mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa genteng.
Di Loloan Barat, sebanyak tujuh rumah mengalami kerusakan, sementara di Desa Samblong terdapat 14 rumah terdampak. Di wilayah Lelateng, dua rumah mengalami kerusakan parah dari total lima rumah yang terdampak.
Kepala Lingkungan Loloan Timur, Muztahidin, saat dikonfirmasi menyebutkan di wilayahnya terdapat 33 rumah rusak, satu gudang, dan satu bangunan sekolah yang terdampak.
"Dua rumah mengalami kerusakan parah, satu gedung roboh, dan satu orang terluka akibat tertimpa genteng," jelasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini beberapa rumah telah diperbaiki, termasuk gudang yang sempat roboh. “Kami menunggu tim dari BPBD Jembrana untuk melakukan survei dan pengecekan di lokasi. Kami berharap nanti akan ada bantuan untuk perbaikan rumah-rumah yang rusak. Untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan, kami akan bergotong royong bersama warga untuk memperbaikinya,” ucapnya.
Muztahidin juga mengimbau warga agar selalu waspada mengingat cuaca yang tidak menentu. “Kami mengingatkan warga untuk berhati-hati, karena cuaca kadang panas, kadang hujan, dan disertai angin kencang. Semoga kejadian yang tidak kita inginkan tidak terjadi lagi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengatakan kejadian puting beliung ini tidak dapat diprediksi sebelumnya.
"Kami telah melakukan asesmen di beberapa wilayah terdampak. Sebagian besar rumah yang rusak adalah rumah semi permanen, sedangkan rumah permanen hanya mengalami kerusakan ringan di bagian atap," ungkapnya.
Agus Artana juga menambahkan, pihaknya akan memberikan bantuan sesuai dengan kriteria yang diatur, termasuk kebutuhan dasar dan bantuan sembako. "Keputusan terkait bantuan akan disesuaikan dengan hasil kajian tim yang melakukan pengkajian pasca bencana, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2024," ujarnya.
Ia menutup dengan imbauan agar warga tetap waspada terhadap kemungkinan angin puting beliung susulan, mengingat cuaca ekstrem yang sedang melanda Jembrana.
"Kami menghimbau masyarakat agar selalu waspada, karena angin puting beliung ini bisa datang secara tiba-tiba," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1982 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1841 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1747 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun