Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Iran Bakal Luncurkan Senjata Baru Hadapi Serangan Balasan Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Iran akan meluncurkan sistem pertahanan baru untuk menghadapi serangan balasan Israel.
Wakil ketua DPR Iran Ali Nikzad mengatakan senjata pertahanan jenis baru akan diluncurkan.
"Rudal jenis baru telah dipamerkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam Operasi True Promise II, yang tidak digunakan dalam operasi sebelumnya terhadap Israel," kata Nikzad dalam laporan Mehr News.
Operasi True Promise II merujuk ke serangan ratusan rudal balistik dan hipersonik Iran ke Israel pada 1 Oktober.
Serangan tersebut sebagai respons kematian pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan komandan IRGC Abbas Nilforooshan dalam operasi Israel.
Para pengamat menduga Iran menggunakan rudal balistik jarak menengah Shahab-3. Rudal ini disebut mampu membawa hulu ledak 760 hingga 1200 kilogram.
Iran juga menggunakan rudal hipersonik Fattah-1 yang bisa melaju dengan kecepatan lima kali kecepatan suara atau sekitar 6.100 km per jam.
Karena tingkat kecepatan yang begitu tinggi, rudal jenis hipersonik sulit dicegah atau ditembak jatuh.
Komentar wakil ketua DPR Iran muncul saat Israel bersiap membalas serangan Teheran. Beberapa pihak menduga mereka akan mengebom fasilitas nuklir Iran.
Dalam pernyataan resmi, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan mengatakan Israel wajib membalas serangan Iran.
Iran padahal sebelumnya mewanti-wanti agar Israel tak membalas serangan. Jika mereka abai, Iran akan meluncurkan serangan yang lebih mematikan dan menghancurkan.
Di tengah rencana saling balas Iran-Israel, Teheran juga sedang mengusulkan pengiriman jet tempur Su-35 dari Rusia.
Jet itu merupakan salah satu pesawat tempur pembom canggih dan tangguh buatan Rusia.
Iran juga disebut-sebut berusaha mengakuisisi sistem pertahanan udara canggih Rusia, S-400.
S-400 dikenal karena kemampuan mendeteksi dan menghancurkan berbagai ancaman udara.
Jika S-400 ditempatkan bersama jet tempur Su-35, Iran bisa mengubah dinamika militer di Timur Tengah. Sebab, kehadiran mereka mencegah calon agresor.
Pakar militer dan Redaktur Pelaksana EurAsian Times, Nitin J Ticku, yakin jika Iran memperoleh S-400, Israel akan kesulitan menetralkan fasilitas nuklir Teheran. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2813 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun