Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Makin Brutal, Israel Gempur Masjid di Lebanon Sampai Hancur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Media pemerintah Lebanon, NNA, melaporkan pasukan militer Israel meluncurkan serangan udara yang menargetkan sebuah masjid di Lebanon selatan.
Serangan itu terjadi pada Minggu (13/10) dini hari di desa Kfar Tibnit.
"Sekitar pukul 03.45 pagi waktu setempat, pesawat musuh melakukan serangan udara yang menargetkan masjid tua di pusat desa Kfar Tibnit dan menghancurkan masjid sepenuhnya," dalam laporan NNA, seperti dikutip AFP.
Ini merupakan serangan terbaru Israel di tengah intensnya gempuran terhadap Lebanon selatan selama beberapa pekan terakhir.
Belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun luka imbas serangan ini.
Pasukan militer Israel telah melancarkan invasi darat ke Lebanon selatan sejak 1 Oktober lalu. Invasi itu diluncurkan sejak baku tembak antara Israel dan milisi Hizbullah makin panas mulai September.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Kosta Rika
Israel mengeklaim operasi "terbatas" itu dilancarkan untuk menetralisasi wilayah perbatasan, area yang dikendalikan oleh Hizbullah. Namun, seiring waktu, militer justru memperluas invasinya. Saat ini invasi darat Israel mulai merembet ke utara. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun