Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Israel Lagi-Lagi Serang Lebanon, Permukiman Warga Luluh Lantak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel kembali melancarkan gelombang serangan udara di benteng Hizbullah di Beirut selatan, Lebanon pada Rabu (23/10) malam. Serangan itu menghancurkan kompleks perumahan di sejumlah area.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) yang dilansir AFP, sedikitnya 10 serangan terjadi di pinggiran selatan Beirut setelah tentara Israel mengeluarkan peringatan evakuasi untuk daerah tersebut.
Empat serangan Israel menghantam kompleks perumahan di dekat pinggiran selatan Laylaki, "menghancurkannya sepenuhnya dan menyebabkan kebakaran besar".
Di Lebanon selatan, serangan Israel menghantam Kota Tyre dan meninggalkan sebagian besar pusatnya dalam reruntuhan hingga memicu eksodus baru dari kota pesisir yang dulunya ramai itu.
"Seluruh kota berguncang," ujar salah satu penduduk Tyre, Rana, yang melarikan diri ke tepi laut setelah militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi.
Bilal Kashmar dari unit manajemen bencana Tyre mengatakan tujuh bangunan rata dengan tanah dan lebih dari 400 apartemen rusak.
"Bisa dibilang seluruh kota Tyre sedang dievakuasi," ujar Kashmar kepada AFP.
UNESCO mengatakan pihaknya "mencermati" dampak konflik terhadap situs Warisan Dunia Tyre.
Media pemerintah Lebanon mengatakan serangan Israel juga menghantam kantor yang dikosongkan milik penyiar pro-Iran Al-Mayadeen.
NNA melaporkann kantor Al-Mayadeen terletak di sebuah apartemen di sebuah gedung perumahan di Jnah.
Kantor yang terkena dua roket itu "hancur total" dalam serangan yang memicu kebakaran di dalamnya, NNA menambahkan.
Kantor Al-Mayadeen terletak di dekat bekas lokasi kedutaan besar Iran di Beirut dan dekat dengan pos pemeriksaan tentara Lebanon.
Pada 23 September lalu, Israel mulai melancarkan serangan udara intensif di Lebanon, setelah hampir setahun terlibat dalam pertukaran lintas batas dengan kelompok milisi Hizbullah terkait perang Gaza.
Sejak saat itu, berdasarkan perhitungan AFP, setidaknya 1.552 orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon. Kendati, jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena kesenjangan data. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2952 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2018 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun