Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Israel Klaim Bunuh Komandan Anti Rudal Hizbullah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel mengklaim militer mereka membunuh komandan milisi Hizbullah di Lebanon yang mengawasi serangan roket dan rudal pada hari ini, Senin (4/11).
Pasukan pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi Komandan Hizbullah di Baraachit, Abu Ali Rida, "tewas" imbas serangan udara mereka.
"[Rida] bertanggung jawab dalam merencanakan dan melaksanakan serangan roket dan rudal anti-tank terhadap pasukan IDF," demikian rilis resmi IDF, dikutip AFP.
IDF lalu berujar, "Dia juga mengawasi kegiatan teroris operasi Hizbullah di wilayah tersebut."
Namun, Israel tak memberi rincian waktu pasti Ali Rida tewas.
Israel terus menggempur Hizbullah sejak mereka mengumumkan serangan intensif ke Lebanon pada pertengahan September.
Hingga kini, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 2.500 orang meninggal.
Hizbullah tak tinggal diam. Mereka kerap membalas serangan Israel dan berusaha menghadang agar pasukan Zionis tak masuk wilayah di Lebanon.
Pada hari ini, Hizbullah juga meluncurkan roket ke Kota Safed, Israel Utara.
"Hizbullah melakukan serangan roket besar-besaran ke kota itu," demikian dikutip Hizbullah.
Kematian komandan Hizbullah anti rudal tewas dua bulan usai pemimpin milisi ini Hassan Nasrallah tewas dalam serangan Israel.
Tak lama setelah itu, Israel juga membunuh calon peneruh Nasrallah, Hashem Safieddine. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3366 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1395 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan