Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Apa Benar Makanan Pedas Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Makanan pedas konon memiliki banyak manfaat kesehatan. Bahkan, makanan pedas disebut bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Benarkah demikian?
Tidak semua orang suka makanan pedas. Bahkan ada beberapa orang yang mengaitkan makan makanan pedas dengan sakit perut hingga meningkatnya asam lambung.
Padahal, makanan yang meningkatkan rasa pedas umumnya baik-baik saja untuk kesehatan. Bahkan, melansir USA Today, paprika saja jadi salah satu makanan rendah kalori tapi kaya akan vitamin dan antioksidan.
Senyawa yang memberi rasa pedas pada paprika dan cabai, yakni capsaicin, diyakini memiliki banyak manfaat kesehatan. Mulai dari mengurangi tekanan darah tinggi serta meningkatkan kolesterol baik dan mengurangi kolesterol jahat.
Senyawa yang memberi rasa pedas pada paprika dan cabai, yakni capsaicin, diyakini memiliki banyak manfaat kesehatan. (Peggy_Marco/Thinkstock)
Bahkan, paprika dan cabai yang tergolong makanan pedas ini juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini karena sifat antioksidan capsaicin yang juga bisa melindungi terhadap penyakit tertentu dan meningkatkan kesehatan usus.
Melansir Eating Well, makan makanan pedas juga bisa menurunkan tingkat kematian. Sebuah meta analisis pada 2021 lalu dalam Jurnal Angiology yang melibatkan lebih dari 500 ribu orang dewasa menemukan ini.
Dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi makanan pedas, mereka yang hobi makan makanan pedas memiliki risiko kematian 12 persen lebih rendah.
Capsaicin mungkin bekerja melawan obesitas. Karena itu mengurangi risiko penyakit seperti diabetes tipe 2 yang memang berkaitan dengan obesitas.
Selain itu, capsaicin juga bisa memberikan antioksidan serta meningkatkan mikrobioma usus. Keduanya bisa membantu melindungi tubuh dari penyakit.
Jadi itulah penjelasan terkait makanan pedas bisa meningkatkan kekebalan tubuh. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun