Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kronologi Meru Pura Puseh Banjar Dinas Utu Penebel Tersambar Petir
BERITABALI.COM, TABANAN.
Atap pelinggih meru di Pura Puseh, Banjar Dinas Utu, Desa Babahan, Kecamatan Penebel pada Selasa, (12/11) siang sekitar Pukul 14.00 WITA disambar oleh petir. Saat kejadian di wilayah Penebel sedang terjadi hujan deras.
Informasi yang berhasil dihimpun, Pada Selasa siang cuaca hujan deras disertai petir di wilayah Banjar Dinas Utu dan sekitarnya. Informasi dari I Wayan Sukanata, 70 tahun yang merupakan pemangku Pura Puseh, Banjar Dinas Utu, Desa Babahan saat itu, ia berada di rumahnya yang berjarak sekitar 50 meter dari Pura Puseh.
Ia sempat mendengar suara petir menggelegar dan melihat bangunan pelinggih meru pada tumpang keenam terbakar. Sukanata sempat panik lalu menghubungi bendesa adat, dan bendesa adat mengumpulkan warga dengan membunyikan kentongan.
Selanjutnya bendesa adat setempat menghubungi petugas Damkar Pembak Tabanan dan Polsek Penebel. Api bisa dipadamkan oleh petugas dengan mengerahkan dua unit mobil damkar bersama masyarakat sekitar Pukul 15.00 WITA atau sekitar 40 menit setelahnya.
“Kerugian hampir Rp 500 juta. Dugaan sementara api dipicu oleh sambaran petir,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Brata.
Selain itu, bangunan meru yang terbakar berisikan meru tumpang tujuh yang beratapkan ijuk sehingga mudah terbakar. “Gedong pelinggih terbuat dari bahan kayu sehingga mudah terbakar,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2333 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun