Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Tukang Sate Bunuh Remaja di Maros Karena Kesal Ditagih Utang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi menangkap pelaku pembunuhan remaja penagih utang salah satu koperasi di Kabupaten, Maros, Sulawesi Selatan.
Pelaku Syamsul Arifin (36) yang berprofesi sebagai tukang sate mengaku kesal karena sering ditagih oleh korban, Alden Tua Situmorang (17).
"Iya benar, pelaku sakit hati dengan perkataan korban yang selalu mengeluarkan kata-kata kasar saat menagih utang," kata Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Aditya Pandu kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/11).
Kejadin ini bermula ketika korban mendatangi warung sate milik pelaku dengan maksud untuk menagih iuran koperasi di Pasar Ammarang. Kemudian terjadi cekcok antara korban dengan pelaku, lantaran pelaku diejek oleh korban saat menagih utang.
"Pelaku naik pitam saat korban mengeluarkan kata kasar, langsung menganiaya korban," ujarnya.
Pelaku yang sudah dalam keadaan emosi, langsung mencekik leher korban hingga korban meninggal dunia. Setelah itu, jasad korban dibuang di pinggir sungai.
"Setelah menjerat korban, pelaku langsung menyeret dan membuang korban ke sungai setelah tidak berdaya," jelasnya.
Pelaku pun dijerat pasal 80 ayat (3) juncto pasal 76 huruf C Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Sebelumnya, warga Dusun Banyo, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menemukan jasad seorang remaja berusia 17 tahun mengapung di sungai yang dilaporkan hilang selama dua hari terakhir saat menagih utang koperasi.
Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya mengatakan bahwa korban berinisial ATS (17) berprofesi sebagai penagih utang di salah satu koperasi di Kabupaten Maros.
"Kita mendapatkan informasi orang hilang, kemudian setelah itu kami melakukan pencarian bersama masyarakat juga dari Dandim Maros yang kemudian kita sudah olah TKP," kata Douglas kepada wartawan, Senin (11/11).
Setelah menerima laporan adanya warga yang hilang dari pihak keluarga korban, kata Douglas pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan sepeda motor, handphone dan tas milik korban di dalam hutan.
"Informasinya terakhir dari beliau yang bersangkutan ini menagih untuk kegiatan koperasi, setelah itu tidak kembali lagi. Barang bukti sepeda motor, ada helm, ada HP, sepatu tas dan sebagainya ditemukan di TKP. Di hutan di Desa Banyo," ungkapnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman