Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Dianiaya dengan Sajam, Nenek di Pancasari Dilarikan ke Rumah Sakit
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tim Opsnal Polsek Sukasada hingga Minggu 1 Desember 2024 masih melakukan pendalaman berkaitan dengan aksi pembacokan terhadap seorang nenek di Dusun Juukmas, Desa Pancasari Kecamatan Sukasada pada Jumat 29 Nopember 2024 sekitar pukul 07.00 WITA.
Korban Ni Luh Seniwati (59) mengalami luka akibat bacokan sabit oleh Ketut Budiarta alias Nalo (43). Akibat peristiwa itu korban Seniwati dilarikan ke Rumah Sakit, sedangkan pelaku Budiarta melarikan diri, namun bisa ditangkap dan digiring ke Mapolsek Sukasada.
Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Adika menyebutkan, terduga pelaku telah diamankan bersama barang bukti sebilah sabit dan upaya pengungkan motif pembacokan masih diperdalam dengan mendengarkan keterangan terduga pelaku termasuk saksi-saksi.
“Masih dilakukan pendalaman untuk memastikan motifnya. Aksi yang dilakukan terduga pelaku saat korban berangkat dari rumah dengan menggunakan sepeda motor dan membonceng cucu korban untuk diantar ke sekolah, kemudian pada saat tiba di tempat Kejadian korban hendak menyeberang jalan tiba-tiba korban ditarik dari belakang dan dibacok beberapa kali oleh pelaku,” ujar Kapolsek Kompol Adika.
Kapolsek Sukasada menyebutkan, lantaran korban berteriak dan banyak orang ada di jalan saat itu, pelaku melarikan diri dan akhirnya ditangkap.
“Korban berteriak minta tolong dan ditolong dibawa ke Rumah Sakit, pelaku langsung melarikan diri,” ungkapnya.
Upaya penanganan masih dilakukan Unit Reskrim Polsek Sukasada dengan melakukan olah TKP termasuk mendengarkan keterangan saksi-saksi yang mengetahui dan berada di lokasi peristiwa, sedangkan korban masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun