Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Nataru, Tingkat Okupansi Hotel di Nusa Dua Diprediksi Capai 90 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tingkat hunian atau okupansi hotel di kawasan The Nusa Dua, Bali, diprediksi mencapai 80 hingga 90 persen pada liburan Natal dan Tahun Baru 2024.
General Manager ITDC The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan bahwa, pencapaian tersebut melampaui tahun lalu yang hanya sekitar 68 persen.
Baca juga:
Jelang Tahun Baru, Hotel di Berawa Optimistis Capai Tingkat Okupansi Lebih dari 90 Persen
"Periode puncaknya kemungkinan terjadi antara 6 hingga 10 Januari. Saat ini tingkat okupansi sudah di atas 75 persen," ujarnya beberapa hari lalu di Nusa Dua, Badung.
Dirinya menyebutkan, Mayoritas wisatawan yang menginap berasal dari Indonesia (25 persen), diikuti oleh wisatawan dari Australia, Amerika, India, dan China.
Selama musim liburan, tarif kamar akan naik ke level maksimal karena tingginya permintaan. Bahkan, beberapa hotel sudah penuh dan menyisakan kamar hanya untuk kebutuhan darurat.
Selain itu, pihak pengelola juga meningkatkan keamanan kawasan untuk memastikan kenyamanan wisatawan selama periode liburan.
"Kami berupaya mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga dengan memperketat keamanan, khususnya selama Natal dan Tahun Baru," tambahnya.
Liburan akhir tahun ini diprediksi menjadi salah satu momen puncak kunjungan wisatawan ke Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8099 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5665 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan