Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Bintang Puspayoga Sebut Hasto Jadi Tersangka Tak Pengaruhi Pencalonan Ketum PDIP
BERITABALI.COM, DENPASAR.
I Gusti Ayu Bintang Darmawati, atau yang akrab disapa Bintang Puspayoga selaku kader PDIP Bali menegaskan isu yang sedang berkembang terkait Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus Harun Masiku.
Dia menyatakan hal itu tidak akan mempengaruhi proses kongres dan pencalonan Ketua Umum PDIP.
"Proses pencalonan Ketua Umum PDIP dan pelaksanaan kongres akan tetap berjalan dengan baik dan tidak terpengaruh oleh situasi yang ada,” tegasnya.
Bintang Puspayoga optimistis bahwa PDIP akan tetap memprioritaskan demokrasi internal dan memastikan bahwa pemilihan Ketua Umum berlangsung transparan dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP PDIP itu juga menyatakan bahwa peluang bagi perempuan untuk maju dan terpilih sebagai Ketua Umum PDIP pada Kongres 2025 sangat terbuka lebar.
Hal ini seiring dengan fakta bahwa saat ini, partai berlambang banteng moncong putih ini dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri, yang telah menjabat sebagai Ketua Umum sejak tahun 1999 dan menjadi salah satu ketua umum parpol terlama di Indonesia.
Bintang menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di Kantor DPD PDIP Bali pada Jumat (27/12/2024), menegaskan bahwa kepemimpinan Megawati menunjukkan bahwa PDIP memberi ruang bagi perempuan untuk memimpin.
“Buktinya Ketum kami perempuan, tidak perlu diragukan. Peluang dan kesempatan untuk perempuan di PDI Perjuangan sangat terbuka,” ujar Bintang.
Bintang juga menekankan bahwa proses pencalonan Ketua Umum PDIP akan berlangsung secara demokratis dan terbuka. Proses pencalonan dimulai dari tingkat ranting, dilanjutkan hingga ke DPC, DPD, dan akhirnya diusulkan pada tingkat pusat.
"PDI Perjuangan sangat demokratis. Prosesnya mulai dari bawah, dari anak ranting, kemudian ke ranting, PAC, DPC, hingga DPD. Itu adalah jalur yang sangat terbuka,” tambahnya.
Meskipun demikian, Bintang enggan mengungkapkan nama-nama lain yang mungkin akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum selain Megawati. Menurutnya, pencalonan tersebut masih dalam proses, dan berbagai nama bisa saja muncul saat Kongres nanti.
“Proses pencalonan masih berjalan, jadi tidak bisa dipastikan siapa yang akan bersaing dengan Megawati,” jelas Bintang. (sumber: suarabali.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4534 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2346 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1997 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1608 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun