Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Komplotan Pelaku Curanmor di Sanur Dilumpuhkan Timah Panas Polisi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aparat kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan (Densel) dibackup Polresta Denpasar mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang meresahkan masyarakat Sanur.
Dalam pengungkapan itu, polisi menangkap dua tersangka berinisial, RK(32) dan FF (24), yang beraksi sejak November dan Desember 2024. Keduanya dilumpuhkan timah panas karena melawan aparat kepolisian saat ditangkap.
Kapolresta Denpasar AKBP Wisnu Prabowo mengungkapkan, tertangkapnya komplotan pencuri motor ini berawal dari laporan masyarakat yang mengaku kehilangan sepeda motor.
"Ada dua laporan yang kami terima, pertama di Jalan Danau Tamblingan, Gg. Parigata, Kelurahan Sanur, pada 22 November 2024, sekitar pukul 19.50. Kedua di tempat parkir Pantai Segara Ayu, Sanur, pada 24 Desember 2024, pukul 22.15," katanya, Senin (30/12).
Berdasarkan laporan tersebut, aparat melalukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan mendalami keterangan saksi-saksi. Dan akhirnya identitas tersangka dikantongi. Kemudian kedua tersangka dibekuk pada Minggu (29/12) di tempat tinggalnya di Jalan Cekomaria, Denpasar Utara.
"Tersangka mengaku menjual motor curiannya melalui media sosial dan uangnya dipakai untuk biaya hidup sehari-hari," kata Wisnu.
Saat diintrogasi, para tersangka mengakui datang ke TKP di Jalan Danau Tamblingan, mengendarai sepeda motor Yamaha N Max berwarna putih dengan nomor polisi DK 6572 AEH. Setibanya di lokasi, tersangka mengambil sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi DK-8573-KF. Setelah mencuri sepeda motor tersebut, mereka mengganti nomor polisi dan menggerinda nomor rangka kendaraan.
Sementara di Parkiran Segara Ayu, Kali ini, para tersangka mencuri sepeda motor Honda Scoopy warna hitam coklat dengan nomor polisi DK 2062 ACG. Setelah berhasil membawa kabur sepeda motor tersebut, mereka mengganti nomor polisi dengan nomor palsu.
Para tersangka menggunakan kunci leter T yang telah dimodifikasi untuk membuka kunci sepeda motor yang mereka curi. "Kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP, tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," ujar Wisnu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun