Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Air Kecrat-Kecrit, Layanan PDAM Karangasem Kembali Dikeluhkan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebagian besar pelanggan PDAM Karangasem belakangan mengeluh karena pasokan air yang kerap tersendat bahkan sampai berhari-hari.
Padahal, besar harapan pelanggan dengan adanya kenaikan tarif, denda hingga beban yang dilakukan, layanan PDAM Karangasem terutama dalam hal pasokan air bersih bisa berjalan dengan lancar, kendati ada kendala tidak sampai berlarut - larut.
Atas tersendatnya pasokan ait tersebut, tak sedikit pelanggan berharap ada semacam kompensasi baik melalui dropping air atau relaksasi denda saat pembayaran PDAM.
Mirisnya lagi, menurut salah seorang pelanggan PDAM di Besakih, sejak 2 Minggu terjadinya gangguan pasokan air bersih akibat pompa rusak, sama sekali tidak ada dropping air dari PDAM. Bahkan adanya kerusakan itu pun diketahui dari mulut ke mulut bukan dari pihak PDAM langsung.
"Hampir 2 Minggu mati, saya sudah 2 kali beli air. Adakah kompensasi misalnya bebas denda kalau telat bayar, selama air tidak mengalir belum pernah ada dropping air," kata salah seorang pelanggan menyampaikan keluhannya di grup whatsapp publik, Senin (6/1/2025).
Sementara itu, Humas PDAM Karangasem, I Ketut Mudita saat dihubungi membenarkan adanya beberapa gangguan yang terjadi hingga berdampak terhadap pendistribusian air bersih bagi ribuan pelanggan PDAM Karangasem. Untuk yang di wilayah Besakih, gangguan terjadi karena adanya kerusakan pompa.
Pihaknya juga mengakui bahwa selama kendala terjadi belum melakukan dropping air bersih kepada pelanggan khususnya yang di Besakih karena sejauh ini belum ada info dari pelanggan yang membutuhkan dropping air.
"Sudah disiapkan akan dropping air tangki tapi belum ada info dari pelanggan. Kepala Unit sudah berkoordinasi dengan pelanggan yang di Besakih bahwa dari pelanggan mau dibawakan setelah stock air di baknya habis, dan untuk kerusakan sudah diberitaukan di grup kepala Desa," kata Mudita.
Ia menambahkan, terjadi kebocoran di Pipa Jaringan Utama di 2 titik di kecamatan Selat, satu titik sudah dapat diselesaikan namun satu titik lainnya sempat selesai namun saat dilakukan uji coba, pipa kembali bocor pada bagian lasnya. Dengan adanya gangguan tersebut sekitar 1.700 SR mengalami gangguan pasokan air.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang