Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Petani di Ubud Budidaya Pisang Cavendish dan Pepaya California, Hasilnya Menjanjikan
beritabali/ist/Petani di Ubud Budidaya Pisang Cavendish dan Pepaya California, Hasilnya Menjanjikan.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Budidaya pisang cavendish dan pepaya California cukup menjanjikan. Hasilnya bisa digunakan sebagai tambahan penghasilan untuk biaya upakara keagamaan dan juga biaya rumah tangga.
Salah satunya dikembangkan oleh petani pepaya Gusti Ketut Ruma. Petani tersebut membudidayakan pepaya di lahan miliknya di di Jalan Padang Getas Banjar Kengetan, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud.
Dikatakan oleh Ketut Ruma, pepaya California dan pisang Cavendish merupakan komoditas buah tropis yang sangat populer di dunia.
"Di Indonesia, pepaya dan pisang ini lebih dikenal dengan sebutan pisang Ambon Putih. Pisang Cavendish banyak dikembangbiakkan menggunakan metode kultur jaringan," ujar Gusti Ketut Ruma.
Baca juga:
Panen Perdana Pisang Cavendish di Pekutatan
Ruma juga menambahkan, saat proses tanam hingga panen membutuhkan waktu kurang lebih 1 tahun. "Di lahan ini, kami terdapat 10 pohon pisang, yang dapat di panen setiap bulannya," jelas dia.
Dikatakan bahwa hasil panen ini membantu perekonomian rumah tangga. "Di mana hasil panen kami gunakan untuk keperluan yadnya (upacara agama dan adat) dan untuk konsumsi keluarga," terangnya.
Upaya pertanian ini diapresiasi oleh Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Aiptu I Made Widastra.
"Dengan luas tanah 2 are, ini membuktikan bahwa potensi pertanian dan perkebunan sangat baik. Kita ketahui pisang jenis ini nilai jualnya sangat tinggi, semoga ini bisa menjadikan penguatan ekonomi masyarakat," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan