Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Kronologi Ogoh-Ogoh Banjar Wangaya Kelod Denpasar Ludes Terbakar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekaa Teruna Teruni (STT) Suralaga Banjar Wangaya Kelod, Jalan Kartini, Denpasar Utara, mengalami musibah. Ogoh-ogoh "Murkaning Adi Jembawan" yang tengah dipersiapkan untuk perayaan Nyepi, ludes terbakar pada Minggu, 23 Maret 2025 sekitar pukul 15.00 WITA.
Kebakaran diduga terjadi akibat percikan api pengelasan yang mengenai material ogoh-ogoh berbahan coco fiber. Insiden ini juga menyebabkan bagian luar mobil Brio milik Ni Nengah Mariani mengalami kerusakan ringan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut saksi Wahyudi (50), kebakaran bermula saat dirinya melakukan pengelasan pada besi penyangga ogoh-ogoh. Tanpa disadari, percikan api mengenai material ogoh-ogoh yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat berkobar.
“Jadi, material ogoh-ogoh berbahan coco fiber sangat mudah terbakar mengakibatkan api dengan cepat membesar,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Minggu, 23 Maret 2025.
Melihat api mulai membesar, para pemuda dan warga setempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus meluas hingga menghanguskan seluruh bagian ogoh-ogoh.
Saksi lainnya, Nyoman Dedi Suryanata (36), mengungkapkan bahwa sebelum pengelasan dilakukan, ogoh-ogoh sudah dibasahi pada bagian luar dan dalam untuk mengurangi risiko kebakaran. Namun, percikan api tetap mengenai bagian bulu ogoh-ogoh yang terbuat dari coco fiber dan tetap mudah terbakar meskipun dalam kondisi basah.
“Sebelum pengelasan, ogoh-ogoh sudah kami basahi untuk mencegah kebakaran. Namun, percikan api tetap mengenai bulu ogoh-ogoh yang terbuat dari coco fiber dan langsung terbakar,” jelasnya.
Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 16.00 WITA. Beruntung, api tidak sampai merembet ke bangunan sekitar. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp25 juta.
"Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kejadian itu," tutup AKP Sukadi.
Dengan musibah ini, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam penggunaan alat las atau sumber api lainnya, terutama saat mempersiapkan ogoh-ogoh untuk arak-arakan perayaan Nyepi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 598 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 473 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan