Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Lima Pemuda Tanpa Identitas Terjaring Patroli di Gilimanuk Dipulangkan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kegiatan patroli rutin yang digelar di kawasan SPBU Gilimanuk, Lingkungan Penginuman, Kecamatan Melaya, Rabu (30/4/2025), menjaring lima pemuda bergaya berandal yang tidak membawa dokumen identitas resmi.
Temuan ini segera ditangani oleh tim gabungan dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Linmas, serta aparat Kelurahan Gilimanuk.
Kelima pemuda masing-masing bernama Trian (21), Dean (27), Ahmad Bajuri (32), Edi (24), dan Hisan Fauzi (25). Mereka mengaku datang dari Bandung dan berencana menuju Denpasar. Untuk menghindari pemeriksaan, mereka menempuh jalur pesisir dengan berjalan kaki.
“Kami temukan saat patroli sekitar pukul 12.30 WITA. Mereka tampak mencurigakan dan tidak bisa menunjukkan identitas apa pun. Setelah didata, kami putuskan untuk melakukan pembinaan singkat," ujar Kompol I Komang Muliyadi, S.H., M.M., Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
Ia menambahkan, pemantauan di pelabuhan terus diperkuat guna menjaga stabilitas keamanan pintu gerbang Bali. “Kami awasi bukan hanya jalur resmi, tapi juga jalur tikus yang kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” jelasnya.
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, S.E., M.M., yang turut terjun dalam penanganan kasus ini, menegaskan pentingnya pembinaan dengan pendekatan persuasif.
“Kami berikan pemahaman supaya mereka tidak membuat keresahan. Gilimanuk ini wilayah strategis, jadi perlu dijaga bersama,” ungkapnya.
Salah satu pemuda, Trian, menyampaikan penyesalan atas tindakannya. “Kami cuma ingin cari tempat baru di Bali, tidak berniat bikin rusuh. Tapi kami sadar seharusnya tidak masuk sembunyi-sembunyi,” tuturnya.
Sekitar pukul 14.20 WITA, kelimanya dipulangkan menggunakan KMP Trisakti Elfina melalui Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk. Aparat mengawal proses pemulangan hingga mereka naik ke atas kapal.
Kompol Komang Muliyadi menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap penanganan sosial. “Kami tetap lakukan langkah tegas, tapi tetap dengan cara yang menghargai kemanusiaan,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan