Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyaringan dan Banyubiru Masuk Peta Rawan Kecelakaan

Senin, 26 Oktober 2026, 12:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penyaringan dan Banyubiru Masuk Peta Rawan Kecelakaan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Satlantas Polres Jembrana memetakan dua lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran di Kabupaten Jembrana menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2026. Kedua titik tersebut berada di kawasan Penyaringan dan Banyubiru.

Operasi Patuh Agung digelar selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berkendara.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta mengatakan, pemetaan lokasi menjadi bagian dari penentuan target operasi untuk mengantisipasi kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

"Ada dua lokasi yang menjadi target operasi rawan laka dan rawan pelanggaran, yakni di kawasan Penyaringan dan daerah Banyubiru," ujar AKP I Wayan Sugianta.

Menurutnya, penindakan akan difokuskan pada pelanggaran yang terlihat secara langsung dan berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Pelanggaran tersebut antara lain tidak menggunakan helm, melawan arus, serta mengemudi di bawah pengaruh minuman keras atau alkohol.

Untuk mencegah kecelakaan selama operasi berlangsung, Satlantas Polres Jembrana juga menerjunkan personel hingga ke wilayah pelosok yang masuk dalam wilayah hukum Polres Jembrana.

Penindakan Didominasi Tilang Elektronik

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2026, Satlantas Polres Jembrana menerapkan beberapa pola penindakan. Sebanyak 60 persen penindakan dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), 35 persen berupa teguran simpatik, dan 5 persen tilang manual.

Tilang manual dikhususkan bagi pelanggaran kasatmata yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

AKP I Wayan Sugianta mengimbau masyarakat agar tetap disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas, baik selama pelaksanaan operasi maupun dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, tetap gunakan helm, dan patuhi aturan yang berlaku—baik saat sedang ada pelaksanaan Operasi Patuh maupun tidak," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami