Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pengurus PSI Buleleng Ramai-Ramai Mundur
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Buleleng kompak mengundurkan diri. Mereka mengikuti jejak Ketua DPW PSI Bali I Nengah Yasa Adi Susanto yang lebih dulu memutuskan mundur dari partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep.
Ketua DPD PSI Buleleng, I Komang Subrata Yasa, pada Kamis (1/5) mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengajukan surat pengunduran diri ke pusat sejak Kamis (24/4) lalu. Ia mengaku ingin beristirahat dari dunia politik yang dirasa cukup melelahkan.
"Saya ingin istirahat dan fokus ke bisnis dan keluarga. Kalau toh ada alasan yang lain mungkin media sudah bisa membaca," katanya.
Tak lama setelah Subrata mundur, seluruh jajaran pengurus lainnya mulai dari sekretaris, bendahara, hingga pengurus kecamatan pun ikut mundur sebagai bentuk solidaritas.
"Pengurus kecamatan itu memang saya semua yang bentuk. Saya yang ajak mereka di PSI. Jadi ketika mendengar saya mundur, mereka juga ikut mundur," terangnya.
Subrata mengaku niat mengundurkan diri ini sebenarnya sudah muncul sejak tahun 2019. Namun, langkah itu sempat ia tunda atas permintaan Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto.
"Sekarang saya memutuskan mundur, karena Ketua Bali (Nengah Yasa) juga sudah mundur. Bagi kami sosok figur PSI Bali itu ya Nengah Yasa," katanya.
Lebih lanjut, Subrata menyebut dirinya bersama Nengah Yasa merupakan pendiri PSI Bali. Keduanya membentuk partai tersebut hingga berbadan hukum dan lolos verifikasi faktual KPU sejak 2015, sehingga PSI bisa menjadi peserta Pemilu 2019.
"Jadi saya dan Nengah Yasa memang sangat dekat. Sekarang dia (Nengah Yasa) sudah mundur, saya juga mengajukan pengunduran diri. Suratnya sudah diterima oleh Sekretaris DPW, dan sudah ditembuskan ke pusat. Disetujui atau tidak itu terserah pusat," jelasnya.
Terkait kemungkinan bergabung ke partai lain, Subrata tidak menampik sudah ada beberapa partai yang menghubunginya. Namun, semuanya ia tolak karena ingin fokus beristirahat dan kembali ke urusan bisnis serta keluarga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun