Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hujan Deras Ganggu Penyeberangan di Gilimanuk, Antrean Mengular
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk mengalami gangguan pada Kamis (8/5/2025) siang akibat hujan deras yang melanda Selat Bali.
Akibatnya, arus kendaraan menuju Pulau Jawa terhambat dan antrean panjang tak terhindarkan di area pelabuhan.
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat penyeberangan dihentikan sementara selama sekitar satu jam. Saat layanan kembali dibuka, volume kendaraan terus bertambah dan menimbulkan kepadatan hingga sore hari.
Menurut Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ryan Dewangga, hujan lebat siang hari sempat memaksa penundaan operasional kapal sekitar pukul 12.00 WITA. Meskipun kini pelayaran telah kembali normal, dampak dari jeda penyeberangan masih terasa.
"Sekarang (sore) masih cukup padat, tadi memang sempat terganggu karena penundaan," ujarnya.
Di sisi lain, jumlah dermaga yang beroperasi juga terbatas. Dermaga MB IV di Gilimanuk belum bisa difungsikan karena bagian tandeman di Ketapang sedang dalam proses perbaikan. Saat ini, hanya tiga dermaga MB dan dermaga LCM yang melayani penyeberangan.
Sampai Kamis malam kemarin, antrean kendaraan masih terlihat mengular di kawasan pelabuhan, terutama dari truk barang dan kendaraan pribadi. Dengan libur panjang akhir pekan dan perayaan Waisak yang semakin dekat, lonjakan jumlah kendaraan diprediksi terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2182 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun