Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
DJ Diah Krisna Klarifikasi soal Colour Party di SMKN 1 Tejakula
BERITABALI.COM, BULELENG.
DJ Diah Krisna akhirnya buka suara terkait video viral acara Colour Party di SMK Negeri 1 Tejakula, Buleleng, yang menuai kontroversi di media sosial.
Melalui video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya, DJ Diah Krisna menegaskan bahwa tidak ada unsur pornografi dalam acara tersebut.
Dalam video tersebut, DJ Diah Krisna menyampaikan tiga poin utama klarifikasinya. Pertama, ia menyebut dirinya bukan siswa maupun alumni SMK Negeri 1 Tejakula. Ia diundang murni sebagai talent DJ, dengan genre musik dan outfit yang dipakai telah disepakati bersama antara dirinya dan panitia siswa.
Kedua, pelaksanaan acara dilakukan atas biaya kolektif siswa-siswi SMK Negeri 1 Tejakula tanpa campur tangan sekolah. DJ Diah Krisna memastikan bahwa kegiatan tersebut digelar siang hari untuk memeriahkan kelulusan para siswa.
“Acara berlangsung lancar tanpa insiden apapun. Selesai acara para siswa pulang dengan tertib,” ujarnya.
Ketiga, DJ Diah Krisna menyampaikan permintaan maaf atas viralnya video acara yang menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.
“Demikian klarifikasi dan permohonan maaf kami terkait viralnya video tersebut,” tandasnya.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi satu menit yang memperlihatkan suasana perayaan kelulusan di SMK Negeri 1 Tejakula viral di Facebook. Dalam video itu, DJ Diah Krisna tampil membawakan musik remix dengan mengenakan seragam putih abu-abu yang dimodifikasi seksi. Aksi tersebut sontak mengundang komentar beragam, termasuk kritik dari Anggota DPD RI Dapil Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik di Buleleng karena menyangkut penyelenggaraan acara kelulusan siswa yang seharusnya berlangsung sesuai norma kesopanan dan budaya daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli