Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Colour Party SMKN 1 Tejakula Viral, Kepala Sekolah Minta Maaf
BERITABALI.COM, BULELENG.
Acara perayaan kelulusan siswa SMK Negeri 1 Tejakula, Buleleng, viral di media sosial. Hal ini terjadi setelah para siswa menghadirkan seorang disc jockey (DJ) yang tampil dengan seragam sekolah seksi dalam acara bertajuk Colour Party.
Video berdurasi satu menit yang beredar di Facebook memperlihatkan DJ Diah Krisna membawakan lagu remix, sementara para siswa berjoget di lapangan basket sekolah. Pakaian sang DJ yang dimodifikasi hingga tampak seksi memicu komentar negatif dari warganet hingga Anggota DPD RI Dapil Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna.
Kepala SMK Negeri 1 Tejakula, Nyoman Sudimahayasa, menyampaikan permohonan maaf atas pelaksanaan Colour Party yang viral tersebut. Ia menegaskan acara itu bukan bagian dari program resmi sekolah.
"Kami tau ada DJ itu saat hari H. Karena melihat ada terop yang dipasang di lapangan basket, yang katanya itu untuk DJ-nya. Akhirnya saya minta guru mengawasi biar tidak gaduh. Sementara saya pulang mendahului karena ada keperluan mendesak. Saya pikir aman-aman saja, ternyata DJ yang diundang pakaiannya seksi. Saya baru tau setelah viral," jelas Sudimahayasa saat ditemui BeritaBali.com.
Sudimahayasa menuturkan acara tersebut merupakan inisiatif siswa kelas XII, yang seluruh pembiayaannya berasal dari dana kolektif siswa dengan persetujuan orang tua. Sekolah, kata dia, sejak awal hanya memberikan izin untuk kegiatan bermain bubuk warna.
"Jadi colour party ini bukan program resmi sekolah, melainkan inisiasi siswa kelas XII. Mungkin karena mereka melihat banyak sekolah yang juga mengundang DJ. Namun memang salahnya, DJ yang diundang siswa kami berpakaian seksi. Sehingga kami menyampaikan permohonan maaf," tandasnya.
Sudimahayasa menambahkan, selama ini kegiatan kelulusan diisi dengan acara resmi seperti samawartana (sembahyang bersama) serta penyerahan siswa kepada orang tua. Ia memastikan ke depan pengawasan terhadap kegiatan siswa di luar program sekolah akan lebih diperketat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2181 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun