Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Awan Piring Terbang Selimuti Gunung Agung, Pertanda Apa?
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Puncak Gunung Agung di Kabupaten Karangasem kembali menyita perhatian warga dan wisatawan setelah tampak diselimuti awan berbentuk unik menyerupai piring terbang, Senin pagi (26/5/2025).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, memberikan penjelasan terkait fenomena alam tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awan tersebut bukan pertanda aktivitas vulkanik.
“Itu adalah awan lentikularis. Bentuknya memang khas seperti lensa atau piring terbang jika dilihat dari kejauhan. Awan ini terbentuk karena adanya gelombang orografis akibat pertemuan angin dengan pegunungan,” jelas Arimbawa meneruskan penjelasan BMKG saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, kemunculan awan lentikularis merupakan fenomena meteorologis yang wajar di kawasan pegunungan seperti Gunung Agung. Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama bagi pendaki dan warga yang beraktivitas di sekitar area gunung.
“Awan ini tidak berbahaya bagi masyarakat umum, tapi bisa menyebabkan turbulensi kuat dan angin kencang di sekitar kawasan puncak. Ini berisiko bagi penerbangan dan pendaki,” terangnya.
Fenomena awan lentikularis memang kerap menjadi perhatian karena bentuknya yang unik dan jarang terlihat. Selain di Gunung Agung, jenis awan ini juga biasa muncul di kawasan pegunungan tinggi lainnya saat kondisi atmosfer mendukung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan