Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Gedong Kirtya Kenalkan Lontar Lewat Program Museum Masuk Sekolah
BERITABALI.COM, BULELENG.
UPTD Gedong Kirtya terus berupaya mengenalkan warisan budaya Bali kepada generasi muda lewat program 'Museum Masuk Sekolah'. Program ini secara khusus menyasar siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Buleleng.
Kepala UPTD Gedong Kirtya, Dewa Ayu Putu Susilawati, pada Jumat (6/6) menyampaikan bahwa selama ini antusiasme anak-anak terhadap museum lontar masih tergolong minim. Banyak siswa yang bahkan belum pernah mendengar tentang Gedong Kirtya, apalagi memahami nilai-nilai yang terkandung dalam lontar-lontar kuno peninggalan leluhur.
“Respon anak-anak dari adanya program ini cukup positif. Banyak yang antusias dan banyak yang berharap kunjungan ini diulang lagi,” kata Susilawati.
Program edukasi ini telah dilaksanakan sejak tahun lalu dan kembali berlanjut mulai April 2025. Hingga kini, total 18 SD telah dikunjungi. Susilawati mengaku meski anggaran terbatas, pihaknya tetap berkomitmen untuk melanjutkan program secara berkelanjutan.
Dalam setiap sesi 'Museum Masuk Sekolah', siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan tentang Gedong Kirtya, tetapi juga diajak menonton video singkat tentang museum lontar tertua di Bali itu. Mereka turut mempraktikkan cara menulis aksara Bali di atas daun lontar dan bersama-sama menyanyikan lagu-lagu tradisional seperti “Juru Pencar” dan “Meong Meong”.
Dampak positif dari program ini mulai terlihat, di mana jumlah kunjungan ke Gedong Kirtya hingga Mei 2025 sudah mencapai 2.500 orang.
Selain edukasi keliling sekolah, Gedong Kirtya juga merencanakan Pameran Rempah yang akan digelar Oktober 2025 mendatang. Pameran ini akan menghadirkan ragam rempah lokal beserta sejarahnya, peran dalam upacara adat, manfaat pengobatan tradisional (usadha), hingga kajian ilmiah tentang kandungan rempah.
Tak hanya pameran, seminar ilmiah yang melibatkan akademisi dan peneliti juga bakal menjadi rangkaian kegiatan yang diharapkan bisa memperkaya wawasan masyarakat tentang kekayaan budaya dan potensi rempah-rempah Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3745 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1680 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang