Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Empat Jenis Luka Ditemukan di Jasad WNA Australia Korban Tembak di Munggu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ahli Forensik RSUP Prof IGNG Ngoerah, dr. Dudut Rustyadi menyampaikan bahwa pihaknya belum melaksanakan autopsi terhadap jenazah Zivan Radmanovic (33) warga Australia yang terkena luka tembak di Casa Santisya Vila, Mengwi, Badung.
Pasalnya, pihak keluarga belum memberikan persetujuan. Dokter Dudut mengatakan, saat ini jenazah Zivan Radmanovic masih disimpan di lemari pendingin kamar jenazah RSUP Prof IGNG Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
Baca juga:
Dua Bule Ditembak di Vila Badung, Satu Tewas
Pihaknya pun telah mengirimkan hasil pemeriksaan luar kepada Polres Badung. Namun, untuk autopsi belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga korban.
"Autopsi masih menunggu keluarga," ujar dr. Dudut pada Senin 16 Juni 2025.
Ia pun berharap autopsi dapat segera dilakukan, paling cepat Selasa (17/6), atau sehari setelahnya, guna mengetahui pasti rincian atau jenis luka dan penyebab kematian.
"Kami sudah koordinasi ke Polisi, kami sampaikan bahwa formalnya perlu satu keluarga yang setuju untuk dilakukan autopsi," imbuhnya.
Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan luar ditemukan ada empat jenis luka pada tubuh Zivan Radmanovic. Terdiri dari luka terbuka, memar, dan lecet. Luka terbuka ini meliputi luka robek dan diduga luka tembak.
"Ada empat jenis luka yakni luka terbuka, memar, lecet. Luka terbuka ini ada dua, luka robek dan diduga luka tembak," bebernya.
Disampaikanya, luka-luka ini ditemukan tersebar di wajah, badan, dan tangan korban. Diduga luka tembak ditemukan di dada kiri, perut, punggung tangan, dan bokong. Kemudian, terdapat luka terbuka yang konsisten dengan kekerasan akibat benda tumpul di wajah, dagu, bahu kiri, punggung tangan, dan kaki.
Dokter Dudut menjelaskan bahwa luka yang mirip dengan mortir peluru dapat meninggalkan jejak lecet, yang juga bisa ditemukan pada luka tembak. Untuk kepastiannya, diperlukan autopsi mendalam.
"Ini belum ditentukan, apakah karena kekerasan tumpul atau yang diduga luka tembaknya," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan