Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Menbud Fadli Zon Dukung Pelestarian Tari Langka di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mendukung penuh upaya pelestarian seni budaya terhadap beberapa jenis tari-tarian di Karangasem yang kini keberadaanya nyaris punah ditelan zaman.
Hal ini ia utarakan saat menghadiri undangan pembukaan kegiatan Southeast Asian Youth Meeting and Culture Heritage Clinic di Jero Tumbuk, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem pada Minggu (22/6/2025).
"Tari Bali sudah masuk ke dalam warisan budaya tak benda dunia, jadi mudah-mudahan dengan adanya inskripsi itu dapat memacu kita untuk memajukan budaya sekaligus menjaganya agar tidak hilang," kata Menteri Fadli Zon.
Sementara itu, pemilik Jero Tumbuk, I Gusti Lanang Muliarta mengatakan, pihaknya sengaja mengundang para pelaku seni budaya, tokoh adat setempat agar bisa bertatap muka langsung dengan Menteri Kebudayaan. Pasalnya, ada beberapa tari yang kini keberadaanya hampir hilang sehingga membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk proses pelestariannya.
"Ada beberapa tari yang keberadaannya hampir hilang, seperti tari gambuh di Desa Padang Aji, Tari sanghyang, ada juga tari wayang wong di Desa Wates serta tarian Baris Prisi di Desa Badeg Tengah. Ini yang butuh perhatian khusus dari pemerintah untuk dilestarikan, begitu juga tentang Subak, makanya kami hari ini juga mengundang langsung tokoh sekaligus orang - orang yang berkecimpung didalamnya agar bisa bertemu langsung dengan pak menteri," kata Muliarta.
Kedatangan Menteri Kebudayaan tersebut ke Karangasem juga didampingi oleh Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya (De Gadjah) serta anggota DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suyasa beserta anggota dewan fraksi Gerindra Karangasem.
Disana, sebagai anggota dewan provinsi, Nyoman Suyasa berkomitmen untuk mengawal apa yang menjadi harapan para pelaku seni budaya dalam upaya mempertahankan keberadaan tari-tarian tersebut agar tetap eksis.
"Kami di legislatif siap mengawal apa yang menjadi harapan masyarakat, semoga setelah bapak menteri turun dan melihat langsung ke dalam di lapangan, nantinya bisa dibuatkan semacam program untuk melestarikan tari-tari yang nyaris punah ini sehingga bisa tetap lestari," kata Suyasa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang