Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 28 Juni 2026
Festival Batununggul 2025 Usung Tema Surya Metu, Siap Ramaikan Nusa Penida
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Festival Batununggul Village Festival (BVF) siap kembali menyapa masyarakat pada 6–10 Agustus 2025. Mengusung tema "Surya Metu" yang berarti "terbitnya matahari", festival ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan seni, budaya, dan ekonomi lokal di kawasan Nusa Penida.
Kegiatan tahunan yang digagas oleh Desa Adat Dalem Setra Batununggul ini akan menghadirkan berbagai program budaya, seni pertunjukan, hingga pameran UMKM. Tak hanya itu, rangkaian festival juga akan diawali dengan pameran produk lokal dan warisan budaya selama 15 hari sebelum acara utama dimulai.
Ketua Panitia BVF 2025, I Dewa Gede Ardha Kencana, menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh dari festival sebelumnya.
"Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih menyentuh dan menyatukan seluruh elemen masyarakat. Tahun ini persiapan kami lebih matang," ujarnya, Minggu (29/6).
Salah satu inovasi dalam penyelenggaraan BVF 2025 adalah meluasnya partisipasi masyarakat. Jika tahun lalu hanya melibatkan kalangan lokal, kini sejumlah kompetisi seperti lomba gebogan akan dibuka untuk seluruh desa adat di Nusa Penida.
Selain itu, BVF 2025 juga menjanjikan panggung yang lebih meriah dengan kehadiran musisi nasional, seniman lokal, hingga talenta muda Bali.
Menurut Bendesa Adat Dalem Setra Batununggul, I Dewa Ketut Anom Astika, festival ini bukan sekadar perayaan, tapi juga media promosi potensi desa.
“BVF bukan hanya soal hiburan, tapi bagaimana kita menunjukkan kekayaan budaya dan ekonomi kreatif desa kami. Tahun ini juga akan ada lomba mancing sebagai wujud penghargaan terhadap budaya pesisir yang menjadi identitas Batununggul,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun