Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Canggu Jadi Sunrise Property, Harga Tanah Melonjak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sektor properti di Bali kembali menunjukkan geliat positif pasca pandemi. Kawasan Canggu di Kabupaten Badung kini muncul sebagai pusat pertumbuhan tercepat, menarik minat para investor, baik lokal maupun asing.
“Canggu saat ini bisa dikatakan sebagai sunrise property di Bali. Kombinasi alam, budaya, dan infrastruktur menjadikannya sangat potensial,” ujar Edy Pangestu, Direktur Utama PT Asia Mas Realty, belum lama ini.
Baca juga:
Properti Komersial Bali Menek 8,46 Persen, Sektor Ritel Lan Apartemen Ngebekin Pangalimbak
Ia menyebutkan, harga tanah residensial di Canggu mengalami kenaikan signifikan antara 12 hingga 18 persen setiap tahunnya. Saat ini, harga tanah residensial berada di kisaran Rp25 juta hingga Rp35 juta per meter persegi. Sementara itu, untuk lahan komersial, harganya bisa menembus Rp40 juta hingga Rp60 juta per meter persegi.
Marketing Direktur PT Asia Mas Realty, Kevin C. Daniel menambahkan, Canggu tidak hanya menawarkan nilai investasi yang tinggi, tetapi juga gaya hidup premium yang semakin diminati.
“Canggu kini bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga magnet investasi properti yang menjanjikan,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4527 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun