Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Macet di Ketapang, Harga Buah Impor di Jembrana Meroket
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kemacetan panjang kendaraan logistik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mulai berdampak pada pasokan buah impor ke Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana. Akibatnya, harga buah impor di Pasar Umum Negara mengalami lonjakan cukup signifikan dalam dua pekan terakhir.
Para pedagang merasakan langsung dampak dari keterlambatan pengiriman barang. Salah satunya adalah Ni Made Krisna Nata Dewi (28), yang mengungkapkan bahwa pasokan buah dari Jawa kini datang jauh lebih lambat dari biasanya.
“Biasanya truk datang jam 10 pagi, sekarang baru sampai jam 6 sore. Jadi saya pulang malam,” ujarnya, Selasa (5/8/2025).
Beberapa jenis buah impor yang mengalami kenaikan harga mencolok di antaranya adalah Apel Fuji, Anggur, dan Kelengkeng. Harga Apel Fuji biasa naik dari Rp480 ribu menjadi Rp520 ribu per dus, sedangkan varian premium meningkat dari Rp780 ribu menjadi Rp820 ribu per dus.
Anggur Hijau isi 5 kg yang sebelumnya seharga Rp350 ribu kini melonjak menjadi Rp430 ribu. Anggur Merah naik dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per dus, sementara Kelengkeng impor mengalami kenaikan dari Rp400 ribu menjadi Rp500 ribu per dus isi 10 kg.
Kenaikan harga ini juga dikeluhkan oleh para pembeli. Putu Widiantari (26), warga Pohsanten, berharap pemerintah segera mencari solusi untuk mengatasi masalah distribusi yang berdampak pada harga.
“Kalau bisa buah lokal juga diberdayakan, jadi tidak tergantung dari luar,” harapnya.
Tak hanya buah-buahan, kemacetan di Pelabuhan Ketapang juga mulai memengaruhi distribusi barang lainnya, seperti bahan bangunan. Keterlambatan pengiriman besi dan semen menyebabkan harga material ikut mengalami kenaikan di pasaran.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang