Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 28 Juni 2026
Teba Modern di Bangli Kurangi Ratusan Kilogram Sampah Per Hari
BERITABALI.COM, BANGLI.
Teba modern menjadi inovasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengurangan volume sampah di Kabupaten Bangli.
Program ini dirancang agar sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) semakin sedikit.
Seperti terpantau pada progres penerapan teba modern di Kabupaten Bangli, meskipun baru dua pekan dijalankan secara masif, telah terjadi pengurangan signifikan pada sampah organik dan anorganik hingga ratusan kilogram per hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli, I Putu Ganda Wijaya, menjelaskan bahwa kebijakan pembuatan teba modern terus digencarkan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, hingga desa dan kelurahan.
"Dari monitoring khususnya di lingkungan OPD, penerapan program teba modern sudah terbukti dapat mengurangi timbunan sampah mencapai 520 kilogram per hari untuk sampah organik dan 150 kilogram untuk sampah anorganik," ujarnya, Selasa (5/8/2025).
Menurutnya, pencapaian ini sangat positif dalam upaya pengurangan timbunan sampah. Dalam konsep pengelolaan sampah berbasis sumber, sangat penting untuk menghitung secara detail seberapa besar pengurangan timbunan sampah per hari, bulan, hingga tahunan. Hal ini menjadi acuan untuk memastikan program berjalan sesuai harapan.
Hingga saat ini, volume sampah yang diangkut ke TPA di Bangli masih mencapai 114 ton per hari. Oleh karena itu, diharapkan dengan kerja sama seluruh pihak terkait, volume sampah bisa terus berkurang sehingga ke depannya hanya sampah residu saja yang dibuang ke TPA.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun