Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Bus Angkut Rombongan Gerak Jalan di Karangasem Terbakar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Satu unit bus yang mengangkut puluhan siswa rombongan gerak jalan SMP Negeri 3 Manggis mengalami insiden kebakaran saat melintas di Jalan Raya Buitan, Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Jumat (8/8/2025).
Bus DK 7948 FB yang dikemudikan I Nengah Merta (45) asal Desa Selumbung tersebut sedang dalam perjalanan menuju Lapangan Candra Bhuana untuk mengantar peserta gerak jalan dari SMPN 3 Manggis.
Secara tiba-tiba, percikan api muncul dari dalam bus membuat seluruh penumpang panik dan berhamburan keluar menyelamatkan diri. Beberapa guru pendamping tampak histeris melihat bus yang mereka naiki terbakar hebat.
Camat Manggis, Putu Eka Putra Tirtana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, petugas Damkar Karangasem langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meski arus lalu lintas sempat tersendat.
"Kata sopir, sebelumnya tidak ada tanda-tanda kebakaran, seketika ada percikan api muncul dan api dengan cepat membesar. Beruntung tidak ada korban, semua penumpang selamat," jelas Tirtana.
Api berhasil dipadamkan setelah tiga unit armada Damkartan dikerahkan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun diduga api berasal dari korsleting pada bagian mesin bus.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3921 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3124 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2116 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun