Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Viral, Perempuan Muda Asal Bali Terdiagnosis Gagal Ginjal Stadium 5
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kisah seorang perempuan muda asal Bali bernama Grace Tanggu mendadak ramai di media sosial setelah dirinya membagikan pengalaman didiagnosis gagal ginjal stadium 5 di usia belum genap 30 tahun.
Grace mengaku awalnya hanya sering merasakan mual dan muntah yang ia kira disebabkan oleh masalah lambung. Ia pun rutin mengonsumsi obat asam lambung.
"Jadi, aku memang sering mual-muntah saat kuliah dulu, saat mual muntah dulu itu aku biasanya minum obat dan cukup membantu lah mual muntahnya bisa berkurang dan bahkan bisa kembali enggak ada lagi," ujarnya dalam video yang viral di TikTok, dikutip Kamis (21/8).
Namun, keluhan tersebut semakin sering muncul dan tak kunjung reda. Grace kemudian mencoba obat-obatan lain, termasuk paracetamol untuk sakit kepala. Meski begitu, kondisi tubuhnya justru semakin menurun.
Pemeriksaan medis pun dilakukan. Awalnya tekanan darah Grace masih normal, namun belakangan hasil pemeriksaan menunjukkan angka tinggi, yakni 190/120 mg/dL.
"Diagnosis gagal ginjal juga didapat saat pemeriksaan darah. Kala itu, kadar kreatinin dalam darah Grace terbilang tinggi, di angka 2,7 mg/dL," ungkapnya.
Dalam kondisi normal, kadar kreatinin berkisar antara 0,6-1,2 mg/dL pada pria dan 0,5-1,1 mg/dL pada wanita. Angka tersebut mengindikasikan adanya gangguan serius pada fungsi ginjal. Gejala lain juga muncul, salah satunya urine yang berbusa.
"Tapi aku pikir enggak kenapa-kenapa karena enggak ada keluhan di bagian ginjal atau rasa sakit pinggang dan ketusuk-tusuk," tambah Grace.
Kini, dokter menyarankan Grace menjalani cuci darah karena kerusakan ginjalnya telah masuk tahap akhir. Fungsi ginjalnya bahkan berada di bawah 15 persen. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli