Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Ledakan LPG 3 Kg di Bangli, IRT Alami Luka Bakar Serius
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sebuah ledakan tabung gas LPG 3 kilogram terjadi di Banjar Geriya, Kelurahan Kawan, Kabupaten Bangli, pada Jumat (29/8) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial DAP (51) menderita luka bakar serius.
Ps Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WITA ketika korban sedang memasak di dapur. Setelah itu, korban sempat keluar untuk membawakan makanan kepada suaminya, sementara api di kompor masih menyala.
"Atas peristiwa yang terjadi korban mengalami luka bakar di bagian tubuh korban. Dan sementara korban masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit BMC Bangli," ujar Iptu Ratwijaya, Jumat sore (29/8).
Sekitar pukul 08.00 WITA, korban kembali masuk ke dapur. Saat membuka pintu, tiba-tiba terjadi ledakan keras yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas.
Korban berteriak meminta pertolongan, hingga suaminya datang membantu memadamkan api. Setelah itu, korban segera dilarikan ke RS BMC Bangli untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa satu tabung gas LPG 3 kilogram dan tisu bekas terbakar.
"Untuk kerugian materil kurang lebih Rp50 juta," tambah Iptu Ratwijaya. (sumber: merdeka.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3124 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun