Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Tutupan Hutan di Denpasar Tinggal 2 Persen, Menteri LH: Begitu Hujan Deras Dipastikan Banjir
beritabali/ist/Tutupan Hutan di Denpasar Tinggal 2 Persen, Menteri LH: Begitu Hujan Deras Dipastikan Banjir.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Fakta mengejutkan terungkap dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurrofiq.
Saat meninjau Pasar Kumbasari, Sabtu (13/9/2025), ia menyampaikan bahwa tutupan hutan di kawasan sungai Tukad Badung, Tukad Mati hingga Tukad Ayung yang melintasi Kota Denpasar hanya tinggal 2 persen.
Padahal, idealnya luas hutan minimal 30 persen dari total kawasan. Dengan luas mencapai 49 ribu hektare, seharusnya terdapat lebih dari 14 ribu hektare hutan. Namun faktanya, yang tersisa hanya sekitar 1.200 hektare. Kondisi inilah yang membuat Denpasar sangat rentan banjir.
“Begitu hujan deras, sudah bisa dipastikan banjir. Apalagi drainase dan sungai kita masih penuh timbunan sampah, sehingga memperparah kondisi,” katanya.
Dirinya menyampaikan, banjir besar yang melanda Bali beberapa hari terakhir harus menjadi titik balik untuk memperkuat tata kelola lingkungan. Pemerintah pusat bersama Gubernur Bali dan Wali Kota Denpasar dijadwalkan melakukan evaluasi segera, khususnya dalam penanganan sampah.
“Besok kita akan rapat bersama untuk mengambil langkah-langkah segera. Sampah akan menjadi fokus utama karena ini juga menyangkut wajah pariwisata Bali,” bebernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 749 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 679 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 498 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 474 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik