Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Sidak, DPRD Bali Pertanyakan Satpol PP Soal Bangunan Ilegal di Tahura
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Temuan mengejutkan muncul dari inspeksi Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali yang meninjau sejumlah lokasi pascabanjir besar pada Rabu (17/9/2025).
Sidak itu menguak adanya pabrik material konstruksi milik warga negara Rusia yang berdiri di kawasan hutan mangrove dan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai.
Lebih ironis, lahan yang seharusnya menjadi tanah negara dan kawasan lindung itu ternyata sudah bersertifikat. Fakta ini menimbulkan pertanyaan serius soal lemahnya pengawasan serta penegakan aturan di wilayah vital yang berfungsi menjaga ekosistem Bali.
Mendapati kejanggalan tersebut, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menyoroti peran Satpol PP Provinsi Bali. Ia menilai instansi penegak perda itu baru bertindak setelah ada desakan keras dari DPRD.
“Ada apa dengan Satpol PP Bali? Kenapa baru bergerak setelah kami desak?” tanya Supartha yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali.
Hal senada disampaikan Sekretaris Pansus TRAP, Dewa Rai. Ia menyebut keberadaan sertifikat tanah negara di Tahura adalah hal yang tidak masuk akal. “Yang aneh, sejak saya menjadi Anggota DPRD tahun 2004, baru kali ini ada sertifikat tanah di kawasan hutan negara,” tegasnya.
Menurut hasil sidak, banjir bandang yang melanda Bali baru-baru ini semakin diperparah karena kawasan Tahura banyak diurug dan dipenuhi bangunan tanpa izin. Pansus menilai lemahnya pengawasan dan sikap pasif Satpol PP turut berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan tersebut.
“Kami akan terus mengawal dan mengamankan Tahura dari oknum-oknum yang merusak lingkungan,” ujar Supartha.
Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan akan menindaklanjuti temuan ini agar kawasan Tahura Ngurah Rai terbebas dari praktik pengurugan ilegal dan bangunan bermasalah yang berpotensi memperparah bencana di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5748 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan