Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Akses Hutan Kota Banyuasri Terputus Usai Jembatan Bailey Dipindahkan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Akses jalan menuju Hutan Kota di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, kini tertutup setelah jembatan bailey yang sebelumnya dipinjamkan oleh Kodam IX/Udayana dibongkar.
Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat, pada Selasa (30/9) menjelaskan jembatan bongkar pasang sepanjang 33 meter itu dipindahkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat pascagempa.
Meski demikian, Melandrat menegaskan Hutan Kota seluas 1,9 hektare itu tetap beroperasi dan digunakan sebagai lahan penanaman komoditas pertanian seperti cabai, jagung, dan bunga gumitir. Namun untuk menuju lokasi, pihaknya kini harus menyebrangi Sungai Banyumala.
"Ya harus lewat sungai. Mengantar pupuk ya harus manual. Mudah-mudahan Buleleng ada rezeki, dan Bupati menjadikan pembangunan jembatan untuk akses menuju hutan kota ini sebagai skala prioritas," jelasnya.
Ia menambahkan, bila pembangunan jembatan permanen belum bisa terealisasi karena keterbatasan anggaran, pihaknya mempertimbangkan membuat jembatan darurat dari bahan bambu.
Langkah itu diharapkan dapat menunjang kembali program edukasi pertanian untuk masyarakat maupun para petani. "Selama ini kan Hutan Kota itu juga kami jadikan sebagai tempat edukasi. Dengan tidak adanya jembatan ini, program edukasinya jadi terkendala," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 770 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 684 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 505 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 482 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik