Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Maling Pecah Kaca Mobil Beraksi Lagi di Denpasar, Barang Mahasiswa Raib
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kawanan maling bermodus pecah kaca mobil kembali meresahkan warga. Setelah sebelumnya beraksi di depan Kedai Kopi Fore Padangsambian, kali ini pelaku melancarkan aksinya di depan rumah nomor 1X Jalan Pemuda 1, Denpasar Timur (Dentim), Selasa (30/9/2025) malam.
Korban diketahui seorang mahasiswa kedokteran gigi, Dr. Cista, yang memarkir mobilnya sekitar pukul 16.00 WITA saat berkunjung ke rumah kos temannya di Jalan Pemuda 1 nomor 3, Dentim.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa SH, MH, menjelaskan kronologi kejadian.
"Pelaku memecahkan kaca mobil sebelah kiri pintu kedua kemudian mengambil barang-barang milik korban dan kabur," ujarnya kepada awak media, Kamis (2/10/2025).
Sekitar pukul 23.00 WITA, usai belajar di kos temannya, korban bermaksud pulang. Namun, ia kaget mendapati kaca mobil sudah pecah dan terbuka. Saat dicek, sejumlah barang miliknya telah raib, di antaranya 1 ransel merah hitam berisi buku perkuliahan, data pasien, serta sepasang sepatu hitam.
Peristiwa ini sempat viral di akun TikTok dan memicu keresahan warga. Meski korban tidak melaporkan kasus ini ke polisi, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan.
“Penyidik masih memeriksa keterangan saksi-saksi dan berusaha mendapatkan rekaman CCTV di sekitar TKP,” tambah Kompol Tomiyasa.
Kasus ini menambah daftar aksi kejahatan pecah kaca mobil di wilayah Kota Denpasar yang belakangan semakin marak.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang