Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
46 Titik Blank Spot di Buleleng Mulai Ditangani Kominfosanti
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 46 titik blank spot di Buleleng mulai ditangani Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng. Puluhan titik itu tersebar di 17 desa dari 8 kecamatan yang ada di Bumi Panji Sakti.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng, Ketut Suwarmawan pada Rabu (8/10) mengatakan, titik blank spot itu mulai ditangani oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, melalui optimalisasi jaringan, bekerja sama dengan sejumlah provider internet dan operator seluler.
Suwarmawan menegaskan, 148 desa/kelurahan yang ada di Buleleng sejatinya sudah terjangkau sinyal internet. Hanya saja, karena kondisi geografis Buleleng yang didominasi perbukitan, masih ada beberapa daerah yang sulit dijangkau sinyal, utamanya yang berada di daerah lembah.
“Kementerian Komdigi RI sudah menindaklanjuti kondisi ini dengan penguatan sinyal di wilayah yang memiliki tower telekomunikasi terdekat. Penguatan dilakukan dengan menggandeng provider yang memiliki aset tower di sekitar titik blank spot,” jelasnya.
Dari hasil pengecekan lapangan, sebanyak 8 titik blank spot telah dioptimalisasi oleh salah satu provider. Selain itu, 18 titik lainnya telah disurvei dan kini sudah terjangkau sinyal, meskipun baru tersedia dari satu provider.
“Tinggal beberapa titik lagi yang belum kami jajaki langsung. Namun kami yakin sebagian besar kini sudah bisa mengakses jaringan,” imbuh Suwarmawan.
Salah satu lokasi yang sebelumnya memiliki sinyal tidak stabil adalah wilayah shortcut, atau di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Sinyal di kawasan ini sering bermasalah, sehingga kerap dikeluhkan oleh para pengendara, baik untuk melakukan panggilan telepon atau menggunakan google maps.
Namun kini kata Suwarmawan, dua provider telah melakukan penguatan sinyal di sepanjang jalur tersebut.
“Kami yakin titik-titik yang sebelumnya dilaporkan masih blank spot kini sudah terjangkau sinyal, walaupun mungkin belum semua provider masuk. Setidaknya masyarakat sudah dapat berselancar di dunia maya dengan lebih lancar,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan