Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
46 Titik Blank Spot di Buleleng Mulai Ditangani Kominfosanti
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 46 titik blank spot di Buleleng mulai ditangani Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng. Puluhan titik itu tersebar di 17 desa dari 8 kecamatan yang ada di Bumi Panji Sakti.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng, Ketut Suwarmawan pada Rabu (8/10) mengatakan, titik blank spot itu mulai ditangani oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, melalui optimalisasi jaringan, bekerja sama dengan sejumlah provider internet dan operator seluler.
Suwarmawan menegaskan, 148 desa/kelurahan yang ada di Buleleng sejatinya sudah terjangkau sinyal internet. Hanya saja, karena kondisi geografis Buleleng yang didominasi perbukitan, masih ada beberapa daerah yang sulit dijangkau sinyal, utamanya yang berada di daerah lembah.
“Kementerian Komdigi RI sudah menindaklanjuti kondisi ini dengan penguatan sinyal di wilayah yang memiliki tower telekomunikasi terdekat. Penguatan dilakukan dengan menggandeng provider yang memiliki aset tower di sekitar titik blank spot,” jelasnya.
Dari hasil pengecekan lapangan, sebanyak 8 titik blank spot telah dioptimalisasi oleh salah satu provider. Selain itu, 18 titik lainnya telah disurvei dan kini sudah terjangkau sinyal, meskipun baru tersedia dari satu provider.
“Tinggal beberapa titik lagi yang belum kami jajaki langsung. Namun kami yakin sebagian besar kini sudah bisa mengakses jaringan,” imbuh Suwarmawan.
Salah satu lokasi yang sebelumnya memiliki sinyal tidak stabil adalah wilayah shortcut, atau di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Sinyal di kawasan ini sering bermasalah, sehingga kerap dikeluhkan oleh para pengendara, baik untuk melakukan panggilan telepon atau menggunakan google maps.
Namun kini kata Suwarmawan, dua provider telah melakukan penguatan sinyal di sepanjang jalur tersebut.
“Kami yakin titik-titik yang sebelumnya dilaporkan masih blank spot kini sudah terjangkau sinyal, walaupun mungkin belum semua provider masuk. Setidaknya masyarakat sudah dapat berselancar di dunia maya dengan lebih lancar,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1569 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun