Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Razia Mendadak Rutan Negara, Geledah Detail Kamar Narapidana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam tahanan, petugas Rutan Kelas IIB Negara bersama aparat TNI dan Polri menggelar razia mendadak pada Jumat (10/10/2025) malam.
Razia ini difokuskan untuk mencegah peredaran narkoba dan barang-barang terlarang seperti ponsel di lingkungan rutan.
Razia dimulai sekitar pukul 22.30 WITA dan menyasar seluruh blok hunian. Petugas memeriksa setiap kamar, lemari, serta barang-barang milik warga binaan secara teliti. Pemeriksaan juga dilakukan langsung terhadap para penghuni rutan.
Kepala Satuan Pengamanan (KP) Rutan Kelas IIB Negara, I Putu Rizky Bujangga Suardana, mengatakan razia seperti ini dilakukan secara rutin untuk menjaga keamanan.
“Razia kami lakukan rutin, minimal tiga kali seminggu. Untuk malam ini sifatnya insidentil dan acak agar tidak bocor ke warga binaan,” ujarnya didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Negara, I Nyoman Tulus Sedeng.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa barang yang tidak semestinya berada di dalam rutan, seperti kartu, korek api, pengharum pakaian, dan sabuk. Namun, tidak ditemukan narkoba maupun ponsel.
Selain razia, pihak Rutan juga memperketat pemeriksaan terhadap barang titipan bagi warga binaan. Setiap barang yang masuk wajib melewati pemeriksaan ketat oleh petugas.
Bujangga menambahkan, Rutan Negara saat ini mengalami kelebihan kapasitas. Dengan daya tampung ideal 71 orang, rutan kini dihuni 205 warga binaan yang terdiri dari tahanan dan narapidana.
Melalui kegiatan ini, pihak Rutan Negara berkomitmen untuk terus menjaga situasi aman dan tertib serta mencegah segala bentuk peredaran barang terlarang di lingkungan rutan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun