Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Karyawan Waterboom Bali Nekat Tusuk Diri di Kos Pedungan, Diduga Karena Asmara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang karyawan Waterboom Bali, inisial HV (28), ditemukan bersimbah darah di kamar kosnya di Jalan Pulau Moyo, Gang Umasari, Perum Puri Mas, Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Minggu malam (19/10/2025).
Pria kelahiran Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara itu nyaris tewas diduga karena masalah asmara. Korban segera dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah (Sanglah) Denpasar untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol Ketut Sukadi, HV baru tiga bulan tinggal di kamar kos tersebut dan dikenal jarang berinteraksi dengan tetangga. Ia bekerja sebagai karyawan di Waterboom Bali, kawasan Kartika Plaza, Kuta.
Saksi APAA (54) mengatakan sekitar pukul 20.00 WITA, dirinya mendengar suara pertengkaran dari kamar korban saat sedang membersihkan ikan dan daging ayam.
Selain itu, saksi juga mendengar suara keras keran air dihidupkan, lalu dimatikan, disusul tangisan seorang perempuan dan suara pintu dibanting keras.
"Saksi juga mendengar suara benda terpukul keras dan suara teriakan orang laki-laki, dan mendengar teriakan doa-doa beberapa kali," beber Kompol Sukadi.
Warga sekitar yang mendengar keributan kemudian berdatangan. Namun, pintu kamar korban terkunci dari dalam. Mereka menunggu pemilik kos untuk datang membuka pintu.
Pemilik kos, WWG (56), mengaku dihubungi oleh salah satu penghuni kos bernama Wayan Artana untuk membuka pintu dengan kunci cadangan. Setelah pintu terbuka, mereka menemukan HV dalam kondisi emosional.
Baca juga:
Pria di Denpasar Gagal Bunuh Diri Usai Dibujuk Polisi dan Warga
Para saksi mencoba menenangkannya dan memberinya minum. Petugas BPBD dan kepolisian segera dihubungi. Namun, sebelum sempat dievakuasi, HV justru menusuk perutnya sendiri menggunakan pisau dapur.
"Tapi, setiba petugas datang di TKP, korban menusuk perutnya dengan pisau dapur di bagian perut," ungkap Kompol Sukadi.
Melihat kejadian itu, para saksi dan petugas BPBD langsung memberikan pertolongan cepat dan membawa korban ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.
"Korban mengalami luka tusuk pada bagian perut, dengan pisau masih menancap," jelas Kompol Sukadi pada Senin (20/10/2025).
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kuat korban melakukan percobaan bunuh diri akibat masalah hubungan asmara.
"Infonya diduga masalah hubungan asmara, masih didalami," pungkas Kompol Sukadi.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 660 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 616 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 461 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 446 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik