Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PUPR Gianyar Luruskan Isu Jalan Belong–Patas Rusak

Kamis, 23 Oktober 2025, 17:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/ PUPR Gianyar Luruskan Isu Jalan BelongPatas Rusak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar meluruskan informasi terkait proyek perbaikan jalan penghubung Banjar Belong menuju Banjar Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, yang sempat viral dikeluhkan warga di media sosial.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Gianyar, Gede Made Astawiguna, seizin Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan, menyampaikan bahwa lokasi jalan yang dikeluhkan warga berada pada segmen yang belum dikerjakan oleh kontraktor.

"Hasil penelusuran PUPR titik kerusakan yang dilaporkan warga terjadi pada segmen yang memang belum dikerjakan oleh pihak kontraktor," ucapnya, Kamis (23/10).

Astawiguna mengapresiasi perhatian dan kontrol sosial masyarakat terhadap proyek peningkatan infrastruktur tersebut. Ia menegaskan, informasi yang menyebut jalan yang sudah diperbaiki kembali rusak tidak benar.

"Kami perlu luruskan kembali bahwa pekerjaan jalan yang sudah dikerjakan rusak kembali, itu tidak benar," tegasnya.

Ia menjelaskan, proyek peningkatan Jalan Kabupaten ruas Belong–Batas memiliki total panjang 1,9 kilometer. Segmen yang telah selesai dikerjakan meliputi overlay hotmix baru pada titik 0 hingga 850 meter. Sedangkan titik yang dikeluhkan warga, yakni di 1,3 km hingga 1,6 km, masih dalam proses pengerjaan.

Saat ini, kontraktor tengah berfokus pada pembangunan sistem drainase baru di sisi kanan jalan. “Di segmen di titik 1,3 km hingga 1,6 km masih dalam proses pengerjaan, sebab di sana harus dibuatkan got (saluran air) baru di sisi kanan,” jelasnya.

Kerusakan jalan di titik 1,3 km, seperti jalan berlubang dan material agregat meluap ke badan jalan, disebabkan oleh sumbatan sampah di got existing atau saluran air lama. “Di beberapa titik, termasuk di titik 1,6 kilometer, got existing yang dinyatakan mampet (buntu) memang akan dibongkar dan diganti karena ditemukan ada got yang telah mampet saat identifikasi,” katanya.

Selain itu, terdapat pekerjaan crossing di sisi selatan SD karena debit air di wilayah tersebut cukup besar. Seluruh pekerjaan—termasuk pelebaran, pembuatan got, dan pengaspalan—ditarget rampung sesuai batas waktu kontrak.

"Batas waktu kontrak memiliki waktu hingga 29 November untuk menuntaskan seluruh pekerjaan, termasuk pelebaran, pembuatan got, dan pengaspalan (hotmix), kami berharap seluruh pekerjaan dapat tuntas pada tanggal tersebut," ujarnya.

Astawiguna juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. “Sebaik apapun infrastruktur jalan, seberapa bagus dan lebar pun saluran air yang dibangun, jika masih ada sampah yang menyumbat, pasti akan berpengaruh terhadap infrastruktur jalan, masyarakat juga harus berperan dalam pemeliharaan jalan dan saluran air,” tegasnya.

Proyek peningkatan jalan Banjar Belong–Patas di Desa Taro ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas infrastruktur jalan kabupaten dengan waktu pengerjaan selama 150 hari. Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan dana sebesar Rp5,47 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar tahun 2025.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami