Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Satgas Pangan Bali Tegur Produsen dan Distributor Nakal, Ancam Cabut Izin Usaha
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Satgas Pangan Provinsi Bali memberikan tindakan tegas berupa teguran tertulis kepada produsen beras Sari Bulan Utama di Jalan Cargo, Ubung, Denpasar Utara dan distributor Risaldi Jaya di Jalan Buluh Indah, Denpasar Barat.
Kedua tempat usaha tersebut kedapatan menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Penindakan dilakukan setelah petugas Satgas Pangan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi tersebut. Sebagai langkah awal, petugas memberikan teguran tertulis. Jika pelanggaran berlanjut, sanksi tegas berupa pencabutan izin usaha akan diterapkan.
Hal itu disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, sekaligus Ketua Satgas Pengendalian Harga Beras Provinsi Bali, Kombespol Teguh Widodo, pada Minggu (26/10/2025).
Dijelaskannya, sidak dilakukan oleh Satgas Pangan Bali yang merupakan gabungan dari Polda Bali, Bulog Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali.
Menurutnya, Satgas Pangan Bali melaksanakan sidak di dua lokasi itu pada Sabtu (25/10/2025), setelah menerima laporan dari beberapa pengecer yang menyebutkan bahwa kedua usaha tersebut menjual beras di atas HET.
"Selain memberi teguran tertulis, kami juga meminta mereka untuk menjual beras sesuai dengan HET. Sesuai HET, beras premium Rp 14.900 per kilogram. Sementara beras medium Rp 13.500 per kilogram," ungkapnya.
Kombespol Teguh menuturkan, tim Satgas akan melanjutkan pemeriksaan ke sejumlah toko lain yang diduga menjual beras di atas HET. Langkah cepat dan tegas ini diambil untuk mencegah produsen, distributor, hingga pengecer menaikkan harga yang dapat merugikan masyarakat.
Sidak lanjutan dilakukan di Pasar Kreneng, Denpasar, pada Minggu (26/10/2025). Di lokasi itu, petugas menemukan satu pengecer, yakni Toko Sembako Kamila, yang juga menjual beras di atas HET.
"Pemilik toko itu langsung diberi teguran tertulis dan diminta untuk segera menurunkan harga," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan