Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Kemkomdigi Tegaskan Pengelola Komunikasi Publik Harus Profesional dan Berbasis Data
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat peran komunikasi publik pemerintah agar semakin profesional, adaptif, dan kolaboratif di tengah derasnya transformasi digital.
Upaya itu diwujudkan melalui tiga kegiatan strategis yang digelar serentak di Denpasar, Bali, Rabu (29/10/2025), yaitu Indonesia.go.id (IGID) Menyapa, Forum Media Monitoring (FoMo), dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Standardisasi Konten Pemerintah.
Ketiga kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Informasi Publik Ditjen Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemenkomdig, Nursodik Gunarjo, yang menegaskan pentingnya membangun sistem komunikasi publik yang kredibel dan membangkitkan partisipasi masyarakat.
"Komunikasi publik hari ini tidak lagi sekadar menyampaikan informasi. Ia harus membangun kepercayaan dan partisipasi warga. Ruang publik digital perlu diisi oleh konten positif agar tidak dikuasai oleh mereka yang tidak bertanggung jawab," ujar Nursodik dalam sambutannya di Denpasar, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, tiga kegiatan itu memiliki benang merah yang sama, yakni memperkuat sinergi antarinstansi agar mampu beradaptasi terhadap perubahan pola informasi masyarakat yang sangat cepat.
Dalam kegiatan IGID Menyapa, portal resmi Indonesia.go.id hadir dengan tema Sehat Sejak Dini untuk Generasi Emas, menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan, Kompas.com, dan Redaktur Pelaksana Indonesia.go.id.
Baca juga:
Animasi Ikan Mas Tur Dedari Mahasiswa Gianyar Tuai Pujian, Menkomdigi Tawarkan Beasiswa S2
Kegiatan ini juga dihadiri komunitas konten positif serta perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Bali, guna menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya kesehatan dan literasi digital.
"Generasi yang sehat adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, komunikasi publik harus mampu menyentuh kesadaran generasi muda agar peduli sejak dini terhadap kesehatan, informasi, dan masa depan bangsanya," ujar Nursodik.
Sementara itu, Forum Media Monitoring (FoMo) menjadi ajang berbagi praktik baik antar kementerian dan lembaga dalam pengelolaan isu publik berbasis data.
"Media monitoring bukan hanya memantau percakapan publik, tetapi juga memahami persepsi, sentimen, dan aspirasi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah," jelasnya.
Ia menegaskan, kebijakan komunikasi publik yang baik harus didasarkan pada pendekatan data agar lebih responsif dan empatik terhadap kebutuhan warga.
Baca juga:
TikTok dan Komdigi Galang Aksi Lawan Judol
Adapun Bimtek Standardisasi Konten Pemerintah menitikberatkan pada peningkatan kualitas produksi konten di seluruh instansi. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Permen Komunikasi dan Digital Nomor 4 Tahun 2024 tentang pengendalian urusan perlindungan konten bidang komunikasi dan informatika.
“Standarisasi diperlukan agar setiap tahapan komunikasi mulai dari perencanaan, produksi, validasi, hingga distribusi memiliki acuan yang sama di seluruh instansi pusat dan daerah,” terang Nursodik.
Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan efektif.
“Kita semua adalah pihak yang bertanggung jawab mengisi ruang publik digital dengan hal-hal baik. Karena jika orang baik diam, ruang publik akan diisi oleh hal yang tidak baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kominfosan Bali, Anak Agung Ngurah Bagus Aryana, menegaskan pentingnya kolaborasi dan standardisasi komunikasi publik.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat jejaring komunikasi publik, memastikan pesan pemerintah tersampaikan dengan efektif, konsisten, dan kreatif,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar bersama demi terwujudnya komunikasi publik yang profesional, kredibel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Baca juga:
Gandeng Diskominfo, Disdukcapil Gianyar Genjot Layanan Adminduk Digital di Desa dan Kelurahan
“Mari manfaatkan setiap sesi dengan sebaik-baiknya. Bangun jejaring komunikasi yang kuat, kreatif, dan berdampak. Dengan kolaborasi, kita bisa menjadikan komunikasi publik sebagai tulang punggung keberhasilan pembangunan nasional,” tuturnya.
Melalui tiga kegiatan strategis ini, Kemkomdigi berharap komunikasi publik pemerintah semakin terarah, partisipatif, dan berbasis data, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah pesatnya perubahan digital.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli