Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
78 Koperasi Desa Merah Putih di Karangasem Didorong Jadi Sekolah Bisnis Masyarakat
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebanyak 78 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karangasem resmi menuntaskan proses legalitas kelembagaan, mencakup 75 desa dan 3 kelurahan.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat perekonomian kerakyatan serta mendorong masyarakat untuk mengelola potensi lokal secara modern dan berkelanjutan.
Momentum ini ditandai melalui kegiatan Sosialisasi Percepatan Operasional dan Pengembangan KDKMP yang dibuka langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) di Aula Dinas Pendidikan Karangasem, Rabu (29/10/2025).
Dalam arahannya, Bupati Gus Par menegaskan bahwa kehadiran KDKMP bukan hanya sekadar wadah simpan pinjam, melainkan juga ruang pembelajaran ekonomi masyarakat.
“Legalitas sudah selesai, sekarang tantangannya bagaimana koperasi ini dikelola dengan disiplin, transparan, dan akuntabel. Jadikan koperasi sebagai sarana belajar bisnis yang sehat bagi masyarakat,” tegasnya di hadapan ratusan pengurus dan pengawas KDKMP.
Ia menyebut, koperasi perlu bertransformasi menjadi “sekolah bisnis masyarakat” yang mengajarkan warga tentang manajemen permodalan, tata kelola usaha, hingga pembukuan yang transparan dan akuntabel.
Meski demikian, Bupati Gus Par juga mengakui masih ada sejumlah tantangan klasik, seperti minimnya literasi keuangan, adaptasi teknologi, serta kualitas SDM pengurus. Namun, dengan sinergi lintas sektor, ia optimistis koperasi mampu berkembang menjadi pilar ekonomi desa yang modern dan kompetitif.
Program penguatan koperasi ini turut mendapat dukungan dari kebijakan nasional, mulai dari Peraturan Menteri hingga Instruksi Presiden, yang menempatkan koperasi sebagai instrumen penting pengembangan ekonomi lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Karangasem, Drs. I Gede Loka Santika, mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif bagi pengurus koperasi terkait operasional kelembagaan, manajemen usaha, dan pengembangan wirausaha.
Sebanyak 156 peserta hadir mewakili 78 koperasi, dengan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karangasem, serta Lembaga Diklat Profesi Bali Certif Denpasar.
“Kami ingin koperasi tumbuh kuat, sehat, tangguh, dan mandiri—dikelola secara jujur, akuntabel, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujar Loka Santika.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3760 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1699 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang