Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Tugu Cinta Bangga Rupiah Diresmikan di Renon, Simbol Nasionalisme Baru untuk Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Semangat memperkuat kecintaan terhadap rupiah diwujudkan melalui peresmian Tugu Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (1/11/2025).
Tugu ini diresmikan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja bersama Gubernur Bali Wayan Koster.
Monumen ikonik ini menjadi simbol penting peran rupiah bukan hanya sebagai alat pembayaran sah, tetapi juga identitas bangsa yang harus dijaga bersama.
Dalam sambutannya, Erwin menegaskan bahwa tugu ini menjadi pengingat bahwa merawat rupiah merupakan wujud nasionalisme yang bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat.
“Tugu ini dibuat sebagai bentuk perjuangan kita untuk menghormati dan mengenang jasa pahlawan, serta menjaga stabilitas ekonomi bangsa, perekonomian ini tanggih dan sejahtera,” ujar Erwin.
Tugu CBP Rupiah mengusung desain parametrik 3D yang terinspirasi dari pecahan uang Rp50.000 tahun emisi 2005 yang bergambar Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, pemimpin pasukan Ciung Wanara pada pertempuran Margarana.
Bagian belakang tugu menampilkan ilustrasi Danau Beratan Bedugul sebagai simbol harmoni antara alam, budaya, dan ekonomi Bali.
Elemen filosofis yang tertanam dalam desainnya meliputi, 17 tumpukan pedestal, 8 sudut penjuru mata angin, 45 ornamen bunga teratai, yang seluruhnya menggambarkan semangat 17 Agustus 1945.
Seluruh proses perancangan melibatkan kreator dan artisan lokal Bali seperti I Wayan Feri Ariyanto, David Bayu Angger, dan I Kadek Yudha Sartika. Keterlibatan seniman lokal ini sekaligus menegaskan kontribusi ekonomi kreatif Bali pada tingkat nasional.
Sebagai bagian dari kegiatan peresmian, BI Bali juga melakukan aksi hijau dengan menanam 400 pohon di sekitar area monumen.
Gubernur Bali Wayan Koster menyambut positif peresmian tugu tersebut, yang menurutnya memiliki nilai ekonomi, budaya, sekaligus edukasi.
“Tugu Cinta Bangga Paham Rupiah, komitmen Pemda Bali dalam mendukung ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan. Tugu ini juga menjadi daya tarik pariwisata. Media pelestarian budaya Bali. Saya mengajak, masyarakat Bali semakin menumbuhkan rasa cinta terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. Melalui bijak menggunakan Rupiah dan mendukung stabilitas ekonomi,” ujarnya.
Koster berharap keberadaan tugu ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih dekat dan bangga terhadap mata uang nasional. Peresmian tugu ini menjadi bukti kolaborasi kuat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali, dan pelaku ekonomi kreatif lokal dalam memperkuat edukasi keuangan, nasionalisme, serta menjaga keberlanjutan pelestarian budaya.
Tugu CBP Rupiah di Renon kini hadir bukan sekadar sebagai monumen, tetapi sebagai ruang edukasi publik yang mengingatkan pentingnya merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan ekonomi Indonesia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli