Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 25 Juli 2026
De Gadjah Ajak Pelaku Usaha Bali Adaptif Hadapi Ekonomi Global
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, mengajak para pelaku usaha di Bali untuk beradaptasi dengan perubahan ekonomi global melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan investasi.
Pesan tersebut disampaikan saat memberikan pemaparan bertajuk "Indonesia Outlook 2026: Mengadaptasi Perubahan Menuju Indonesia yang Tangguh" dalam pelantikan Pengurus Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Provinsi Bali di Renon, Denpasar, Kamis (23/7/2026).
Dalam paparannya, De Gadjah menegaskan bahwa perubahan struktur ekonomi dunia menuntut pelaku usaha untuk memiliki lebih dari sekadar modal finansial.
"Dulu punya modal sudah cukup, sekarang modal saja tidak cukup, butuh ide, jaringan, dan kemauan belajar," tegasnya dalam materi pemaparan tersebut.
Menurutnya, para pengusaha tidak boleh takut menghadapi perubahan. Justru, yang harus dihindari adalah sikap enggan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ia menilai Bali memiliki posisi yang sangat strategis dalam perekonomian nasional. Karena itu, pengembangan sektor ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga harus mengangkat nilai budaya, pengalaman wisata, dan kreativitas masyarakat lokal.
De Gadjah menyebut arah pembangunan Bali ke depan perlu difokuskan pada empat sektor utama, yakni Creative Economy (Ekonomi Kreatif), Digital Economy (Ekonomi Digital), Green Economy (Ekonomi Hijau), serta Health & Sport Tourism (Wisata Kesehatan dan Olahraga).
Selain berbicara mengenai investasi dan ekonomi, De Gadjah juga memberikan motivasi kepada generasi muda Bali agar berani membangun usaha sendiri dan tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja.
"Saya ingin melihat anak-anak muda Bali menjadi pengusaha, mulai dari usaha kecil, tidak apa-apa, yang penting mulai," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian yang menopang kehidupan keluarga sekaligus menggerakkan ekonomi desa di seluruh Bali.
Dalam kesempatan tersebut, De Gadjah juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas politik dan ekonomi sebagai syarat utama terciptanya iklim investasi yang sehat. Menurutnya, kepastian hukum dan kondisi yang kondusif menjadi faktor penting bagi investor.
Selain itu, ia mengingatkan tantangan era digital berupa maraknya penyebaran hoaks dan perang informasi di media sosial yang dapat memecah belah masyarakat sehingga diperlukan ketahanan digital yang kuat. Di hadapan pengurus HIPKA yang baru dilantik, De Gadjah mengajak organisasi tersebut menjadi wadah kolaborasi yang mampu memperkuat ekosistem pengusaha di Bali.
Ia mendorong seluruh anggota HIPKA untuk menerapkan lima langkah utama, yakni terus belajar, berani mencoba inovasi baru, memanfaatkan teknologi, memperluas jaringan usaha, serta tidak berhenti berinovasi.
"Jika pemerintah, pengusaha, akademisi, dan masyarakat berjalan bersama, Indonesia bukan hanya mampu bertahan, tapi akan menjadi lebih kuat," tutupnya.
Pelantikan Pengurus Badan Pengurus Wilayah (BPW) HIPKA Provinsi Bali turut dihadiri Ketua Umum HIPKA H. Kamrussamad, Ph.D., Ketua BPW HIPKA Provinsi Bali Habib Setyo Prayoga, jajaran Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPKA se-Bali, anggota HIPMI dan anggota KPU Bali I Gede John Darmawan, serta sejumlah pimpinan instansi strategis seperti BPJS Ketenagakerjaan Balinusra, OJK Provinsi Bali, Bank Indonesia Provinsi Bali, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3821 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1488 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1469 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1422 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1319 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun